Kabupaten Sorong, Kamis (20/8/2026) — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema Pengabdian Dosen Pemula dari Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong melaksanakan pendampingan pemanfaatan e-commerce bagi UMKM Sinagi Papua. Kegiatan berlangsung di Rumah Etnik Papua pada 20 Agustus 2026 dan diikuti oleh anggota kelompok usaha tersebut.
Tim pelaksana terdiri atas Juminah dari bidang Komunikasi selaku ketua tim, bersama Sabaria dari bidang Bisnis Digital dan Hardiman Faramit Sanaba dari bidang Manajemen sebagai anggota.
UMKM Sinagi Papua berdiri sejak 9 Maret 2020 dan berlokasi di Kampung Malawili, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, wilayah yang berada di kawasan rawa dan daerah aliran sungai serta menjadi habitat alami pohon nipah. Kelompok usaha ini beranggotakan 17 orang di bawah kepemimpinan Yulia Yunita Bosom Olim, dan bergerak dalam pengolahan produk pangan berbasis kearifan lokal Suku Moi, yaitu bumbu asin nipah, kerupuk sagu, keripik umbi tiga warna, dan teh herbal Moi Kamlowele, dengan omzet rata-rata sekitar Rp12 juta per kelompok per bulan.
Selama ini, produk Sinagi Papua sebagian besar dipasarkan secara langsung dan melalui jaringan terbatas, sementara pemanfaatan e-commerce, media sosial, dan optimasi pencarian daring belum berjalan maksimal. Kondisi ini antara lain disebabkan oleh keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola pemasaran digital, penggunaan marketplace yang masih sebatas etalase dan belum berfungsi sebagai saluran distribusi ke pasar nasional, serta katalog produk digital yang belum menyajikan informasi secara persuasif dan informatif. Padahal produk pangan lokal Papua ini dinilai memiliki nilai jual yang tinggi karena mengandalkan bahan baku alami yang khas dan relatif melimpah di sekitar Kampung Malawili.
Dalam kegiatan pendampingan tersebut, tim pelaksana membantu anggota UMKM Sinagi Papua secara langsung dalam mengelola etalase toko daring, menyusun katalog produk agar lebih informatif, serta memahami alur pengelolaan transaksi dan layanan pelanggan di platform e-commerce. Pendampingan juga menyentuh cara menerjemahkan keunikan produk pangan lokal Papua menjadi nilai jual yang relevan bagi konsumen di luar Papua, mengingat selama ini UMKM belum memiliki arah pemasaran yang jelas terkait target konsumen nasional.
Ketua UMKM Sinagi Papua, Yulia Yunita Bosom Olim, menyampaikan harapannya atas pendampingan ini. “Kami berharap lewat pendampingan ini produk-produk kami bisa punya pasar nasional,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UNIMUDA Sorong dalam meningkatkan kapasitas UMKM mitra binaan agar mampu memanfaatkan digital marketing melalui e-commerce secara berkelanjutan. Pendampingan yang berfokus langsung pada praktik pengelolaan toko daring ini diharapkan dapat memperkuat branding produk berbasis kearifan lokal serta membuka akses UMKM Sinagi Papua ke pasar nasional.
Tim pelaksana menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktisaintek) atas dukungan pendanaan yang diberikan melalui skema Pengabdian Dosen Pemula, sehingga kegiatan pendampingan ini dapat terlaksana dengan baik.






