Pasangan Suami Istri ini Naik Vespa dari Sulteng ke Jakarta Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah

- Penulis Berita

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pilarindonesia.com — Ada beragam cara untuk menunjukkan komitmen dan semangat ukhuwah dalam menghadiri perhelatan besar. Bagi pasangan suami istri asal Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, perjalanan menuju Muktamar V Wahdah Islamiyah di Jakarta bukan sekadar urusan menghadiri helatan nasional, melainkan petualangan spiritual dan syiar yang diukir di atas roda dua.

Ustaz Ahmad Hilir, yang mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPD Wahdah Islamiyah Sigi, bersama sang istri, Norma sebagai Sekretaris Departemen Pengembangan Usaha di Muslimah Wahdah Islamiyah (MWD) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menempuh ribuan kilometer menggunakan moda transportasi yang tak biasa, sepeda motor Vespa.

Bagi pasangan yang bergabung menjadi kader Wahdah Islamiyah sejak 2019 ini, perjalanan lintas pulau tersebut menjadi rekor tersendiri.

“Ini adalah touring perdana kami berdua bersama istri, yang juga mahram saya. Karena beliau juga utusan resmi dari Muslimah Wahdah Sigi, kami sepakat mengambil jalur darat dan laut,” tuturnya.

Perjalanan diawali dari Sigi menuju pelabuhan untuk menyeberangi Selat Makassar menggunakan kapal feri. Transit di Balikpapan, rintangan fisik pertama mulai menguji saat kapal yang mereka tumpangi hendak bersandar di Surabaya.

“Harusnya kami sudah tiba pukul 7 malam, tapi karena antrean kapal yang panjang, kami baru bisa bongkar muat jam 3 subuh. Mengantre kapal feri itu jadi salah satu tantangan terberat,” kenangnya.

Tak ingin membuang waktu, setelah beristirahat sejenak di Surabaya, perjalanan berlanjut pada Ahad (16/8/2026) siang melintasi jalur tengah Pulau Jawa menuju Yogyakarta.

Navigasi digital membimbing mereka melintasi kawasan kaki Gunung Lawu di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. “Masya Allah, pemandangannya luar biasa, tapi udaranya sangat dingin menusuk tulang karena sedang puncak dingin-dinginnya,” kata Ahmad.

Karena hari sudah melarut hingga pukul 11 malam, mereka memutuskan menginap di Solo sebelum melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta, Bandung melalui Cianjur, Bogor, hingga akhirnya menjejakkan kaki di arena Muktamar Jakarta pada Kamis (20/8/2026) pagi dengan selamat.

Sepanjang jalan, Vespa yang dilengkapi spanduk bertuliskan “Touring Kemerdekaan RI 78/81 – Road to Muktamar V Wahdah Islamiyah” itu menarik perhatian warga lokal di pelbagai daerah yang mereka singgahi.

Banyak warga yang penasaran dan bertanya dari mana asal mereka serta agenda apa yang hendak dituju.

“Kalau ada warga lokal yang tanya, saya kelakar saja jawab: ‘Kami ini dari Sulawesi, dari Sigi, mau ke acara ormas terbesar ketiga di Indonesia!'” ujar Ahmad sambil tertawa.

Ia mengaku momen interaksi tersebut menjadi sarana syiar yang menggelitik sekaligus mengenalkan dakwah Wahdah Islamiyah kepada masyarakat awam yang sebelumnya belum pernah mendengar nama ormas tersebut.

Menutup perbincangan, ia membagikan pesan mendalam bagi para peserta Muktamar lainnya. Bagi seorang pengendara (biker), jarak dan angka di spidometer bukanlah tujuan utama.

“Jarak itu cuma angka. Yang paling berharga adalah pengalaman sepanjang perjalanan: merasakan letihnya, istirahat di warung-warung warga, dan berdialog langsung dengan masyarakat di sepanjang jalur. Siapapun bisa menirunya, yang penting adalah keikhlasan dan kebersamaan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menteri Koperasi Ajak Wahdah Islamiyah Membangun Kekuatan Ekonomi
Tamsil Linrung Tegaskan Pentingnya Sinergi Organisasi dan Pemerintah Pembangun Desa di Muktamar V Wahdah Islamiyah
Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah, Dirut PT PAL Ajak Ormas Islam Bangun Kekuatan Industri Nasional
Kyai Zaitun Rasmin Kembali Dipilih dan Ditetapkan sebagai Ketua Umum Wahdah Islamiyah
Mentan Amran di Muktamar V Wahdah Islamiyah: Indonesia Swasembada Pangan, Ekspor Beras Hingga ASEAN dan 10 Ribu Ton ke Palestina
Menko Zulhas di Muktamar V Wahdah Islamiyah Ungkap Arah Ekonomi Prabowo: Mulai MBG Hingga Kopdes, Koreksi Pasar Bebas Menuju Swasembada Pangan
Hadiri Muktamar V, Fadli Zon: Pengukuhan 10 Ribu Guru Qur’an Wahdah Islamiyah Miliki Dimensi Kebudayaan Nasional
Menteri Agama: 60 Persen Umat Islam Indonesia Buta Huruf Alqur’an
Tag :

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:14

Menteri Koperasi Ajak Wahdah Islamiyah Membangun Kekuatan Ekonomi

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:09

Tamsil Linrung Tegaskan Pentingnya Sinergi Organisasi dan Pemerintah Pembangun Desa di Muktamar V Wahdah Islamiyah

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:51

Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah, Dirut PT PAL Ajak Ormas Islam Bangun Kekuatan Industri Nasional

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:30

Pasangan Suami Istri ini Naik Vespa dari Sulteng ke Jakarta Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:24

Mentan Amran di Muktamar V Wahdah Islamiyah: Indonesia Swasembada Pangan, Ekspor Beras Hingga ASEAN dan 10 Ribu Ton ke Palestina

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:16

Menko Zulhas di Muktamar V Wahdah Islamiyah Ungkap Arah Ekonomi Prabowo: Mulai MBG Hingga Kopdes, Koreksi Pasar Bebas Menuju Swasembada Pangan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:11

Hadiri Muktamar V, Fadli Zon: Pengukuhan 10 Ribu Guru Qur’an Wahdah Islamiyah Miliki Dimensi Kebudayaan Nasional

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:58

Menteri Agama: 60 Persen Umat Islam Indonesia Buta Huruf Alqur’an

Berita Terbaru