WINNER 2020 Sukses Diadakan, Sesi Networking Paling Diminati

- Penulis Berita

Sabtu, 28 November 2020 - 10:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan pembukaan WINNER 2020 yang berlangsung lewat daring, Selasa sore (24/11/2020).

Kegiatan pembukaan WINNER 2020 yang berlangsung lewat daring, Selasa sore (24/11/2020).

Jakarta, Pilarindonesia.com – Acara Week of Indonesia-Netherlands Education and Research (WINNER) 2020 yang pelaksanaannya berlangsung secara daring pada 24 hingga 26 November 2020 lalu, memperoleh sambutan yang sangat positif.

Ajang kolaborasi antara ilmuwan Indonesia dan Belanda itu pun menyisihkan pertanyaan yang diajukan lewat sebuah survei kecil-kecilan, yakni which two activities did you enjoy most during WINNER atau apa saja dua program yang paling anda nikmati selama acara WINNER?

Survei melalui platform mentimeter.com ini menampilkan hasil sesi networking WINNER sebagai salah satu acara yang paling banyak diminati peserta selama perhelatan WINNER 2020.

Sebagai informasi, sesi cooperation dan networking merupakan salah satu rangkaian acara WINNER yang diselenggarakan pada hari kedua, 25 November 2020. Sesi ini difasilitasi oleh oleh Nuffic Neso Indonesia melalui jaringan alumni Belanda, Holland Alumni Network. Tujuan diselenggarakanya acara ini di antaranya adalah menjadi wadah diskusi informal sekaligus matchmaking antara sesama alumni Belanda dan beberapa stakeholders untuk memperkuat dan meningkatkan kerjasama Indonesia-Belanda.

Selama program networking dan matchmaking ini, peserta juga diperkenankan untuk mempresentasikan poster seputar inovasi kerja dan temuan penelitian untuk didiskusikan bersama peserta networking lainya. Panitia menyediakan 30 ruang (breakout room zoom) untuk dipergunakan para peserta WINNER yang ingin melakukan diskusi maupun aktivitas networking lainya.

Dito Alif Pratama, selaku Alumni Officer Nuffic Neso Indonesia, sekaligus penanggung jawab acara sesi networking itu, menyampaikan bahwasanya program ini sangatlah bermanfaat tidak hanya untuk  membangun jejaring antar sesama alumni Belanda, tetapi juga dengan beberapa pemangku kepentingan yang relevan lainya.

“Beberapa peserta juga mengabari saya bahwa setelah ikuti sesi networking,  ada di antara mereka yang berkomitmen bekerjasama mengerjakan suatu project penelitian, di antaranya di bidang kesehatan, tata kelola air dan ketahanan pangan,” kata Dito melalui keterangannya, Sabtu (28/11/2020).

Sedikitnya 15 alumni Belanda hadir memfasilitasi sesi networking ini. Para alumni yang tergabung dalam jaringan Holland Alumni Network Indonesia menyiapkan 11 ruangan networking. Setiap ruangan tersebut diberi nama sesuai dengan tujuan goals dari Sustnaibale Development Goals (SDGs) yang menjadi minat dan kajian mereka, di antaranya, Room SDGs 2 : Zero Hunger, SDGs 3 : Good Health and Well-being, Room SDGs 4 : Quality Education, Room SDGs 6 : Clean Water and Sanitation, Room SDGs 7 : Affordable and Clear Energy, Room SDGs 9 : Industry, Innovation, and Infrastructure, Room SDGs 10 : Reduced Inequalities, Room SDGs 13 : Climate Action, Room SDGs 14 : Life Below Water, Room SDGs 16 : Peace, Justice, and Strong Institutions, dan Room SDGs 17 : Partnership for the Goals.

Masing-masing alumni Belanda, tidak hanya memfasilitasi sesi networking di masing-masing ruangan berbeda tersebut, tetapi juga mempresentasikan poster hasil inovasi riset dan aktivitas kerja yang mereka lakukan saat ini.

Rls

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Persatuan Ulama dan Umat Islam Dorong Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas Hentikan Kekejaman Israel di Palestina
Kuasai 3 Langkah ini, Indonesia Berpotensi Pimpin Pembebasan Baitul Maqdis Palestina
Dipolisikan Dugaan Penghasutan Isu Ijazah Palsu Jokowi, Rizal Fadillah Cs Siap Bertarung Secara Hukum
MUI Sulsel Ikut Serukan Jihad Melawan Penjajah Israel
MUI Dukung Fatwa Jihad Ulama Dunia Melawan Israel
Bahasa dan Sastra Daerah Sebagai Identitas Budaya: Seminar Bahasa UNM Taraf Nasional
Pertahankan Eksistensi Bahasa Ibu, Pemerhati Bahasa Mengadakan Seminar Nasional
Ditolak Ormas Islam Sulteng, Pengobatan Massal Peter Youngren Batal Digelar di Lapangan Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09