Usai Dilantik jadi Menparekraf, Sandiaga Uno Berpesan Begini

- Penulis Berita

Rabu, 23 Desember 2020 - 07:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sandiaga Uno saat pelantikan sebagai Menparekraf di Istana Negara, DKI Jakarta, Kamis (23/12/2020). Foto; Instagram Sandiuno

Sandiaga Uno saat pelantikan sebagai Menparekraf di Istana Negara, DKI Jakarta, Kamis (23/12/2020). Foto; Instagram Sandiuno

Jakarta, Pilarindonesia.com – Sandiaga Salahuddin Uno telah resmi menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) menggantikan Wishnutama Kusubandio setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, DKI Jakarta, Kamis (23/12/2020).

“Hari ini, baru saja saya menerima amanah, sebuah tanggung jawab besar dari Bapak Presiden Joko Widodo untuk meneruskan perjuangan sahabat saya, Mas Wishnutama untuk memimpin Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif,” kata Sandiaga lewat akun Instagram miliknya.

Dia pun memohon doa dan dukungan serta mengajak kepada komponen masyarakat untuk bisa berkolaborasi.

“Agar kami di kementerian ini dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya dalam membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar peluang usaha dan lapangan kerja semakin banyak tercipta,” tutur Sandiaga, yang pada Pilpres lalu menjadi lawan Jokowi, posisinya sebagai calon wakil presiden yang berpasangan dengan calon presiden saat itu, Prabowo Subianto.

Irfan

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Persatuan Ulama dan Umat Islam Dorong Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas Hentikan Kekejaman Israel di Palestina
Kuasai 3 Langkah ini, Indonesia Berpotensi Pimpin Pembebasan Baitul Maqdis Palestina
Dipolisikan Dugaan Penghasutan Isu Ijazah Palsu Jokowi, Rizal Fadillah Cs Siap Bertarung Secara Hukum
MUI Sulsel Ikut Serukan Jihad Melawan Penjajah Israel
MUI Dukung Fatwa Jihad Ulama Dunia Melawan Israel
Bahasa dan Sastra Daerah Sebagai Identitas Budaya: Seminar Bahasa UNM Taraf Nasional
Pertahankan Eksistensi Bahasa Ibu, Pemerhati Bahasa Mengadakan Seminar Nasional
Ditolak Ormas Islam Sulteng, Pengobatan Massal Peter Youngren Batal Digelar di Lapangan Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09