Laskar FPI Tewas Ditembak, Aliansi Umat Makassar Desak Presiden Jokowi Bentuk Tim Pencari Fakta

- Penulis Berita

Selasa, 8 Desember 2020 - 09:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh ormas Islam Sulawesi Selatan, Ustadz Muhammad Ikhwah Abd Jalil, saat menyampaikan pernyataan sikap di DPRD Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Selasa (8/12/2020).

Tokoh ormas Islam Sulawesi Selatan, Ustadz Muhammad Ikhwah Abd Jalil, saat menyampaikan pernyataan sikap di DPRD Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Selasa (8/12/2020).

Makassar, Pilarindonesia.com – Aliansi Umat Kota Makassar menyatakan kesedihan dan duka yang mendalam atas peristiwa penembakan hingga tewas terhadap enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang mengawal Imam Besar Habib Rizieq Shihab, di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 50, Senin (7/12/2020), dini hari.

Aliansi yang merupakan gabungan pimpinan ormas Islam di Kota Makassar itu menyampaikan langsung aspirasi mereka ke gedung DPRD Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumohardjo, Kota Makassar, pada Selasa (8/12/2020).

“Semoga mereka yang menjadi korban tercatat sebagai syuhada (mati syahid),” kata Ustadz Ikhwan Abd Jalil, perwakilan aliansi yang membacakan pernyataan sikap di depan legislator penerima aspirasi.

Dalam keterangan selanjutnya, Aliansi Umat Kota Makassar mendesak DPR RI agar membentuk panitia khusus terkait pembunuhan putra bangsa tersebut. Juga meminta Presiden Joko Widodo membentuk tim pencari fakta atas kasus yang dilakukan Polri, yang merupakan institusi resmi pemerintah.

Selain itu, Presiden Jokowi juga diminta menindak personel dan pimpinan Polri yang terlibat dalam pembunuhan itu.

“Kami juga meminta kepada aparat kepolisian RI agar mematuhi Tri Brata dan Catur Prasetia Polisi dalam bersikap dan bertindak. Kami juga meminta kepada lembaga HAM nasional maupun internasional agar turut serta melakukan investigasi terhadap pelanggaran HAM kasus ini,” tegas Ustadz Ikhwan.

Poin terakhir dalam tuntutan Aliansi Umat Kota Makassar tersebut, mengancam akan menyampaikan mosi tidak percaya kepada pemerintah apabila tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti.

Turut hadir pimpinan ormas, di antaranya Ketua Lembaga Pengkajian dan Penelitian Islam (LPPI) Indonesia Timur, KH M Said Abd Shamad, Ketua Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan, Ustadz Muchtar Daeng Lau, serta sejumlah aktivis ormas Islam lainnya.

Irfan

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Persatuan Ulama dan Umat Islam Dorong Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas Hentikan Kekejaman Israel di Palestina
Kuasai 3 Langkah ini, Indonesia Berpotensi Pimpin Pembebasan Baitul Maqdis Palestina
Dipolisikan Dugaan Penghasutan Isu Ijazah Palsu Jokowi, Rizal Fadillah Cs Siap Bertarung Secara Hukum
MUI Sulsel Ikut Serukan Jihad Melawan Penjajah Israel
MUI Dukung Fatwa Jihad Ulama Dunia Melawan Israel
Bahasa dan Sastra Daerah Sebagai Identitas Budaya: Seminar Bahasa UNM Taraf Nasional
Pertahankan Eksistensi Bahasa Ibu, Pemerhati Bahasa Mengadakan Seminar Nasional
Ditolak Ormas Islam Sulteng, Pengobatan Massal Peter Youngren Batal Digelar di Lapangan Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09