Palu, Pilarindonesia.com – Festival Persahabatan Palu 2025 yang menghadirkan pendeta asal Kanada, Peter Youngren, batal diadakan di Lapangan Vetulemo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, karena mendapat penolakan dari sejumlah ormas Islam.

Acara yang akan digelar mulai Kamis hari ini hingga Ahad mendatang itu dialihkan ke Gedung Olahraga (GOR) Bumi Kaktus, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.
“Alhamdulillah, kabar pengalihan tempat kegiatan itu kami peroleh dari MUI,” kata Koordinator Aliansi Jaga Aqidah, Ari Fahri, saat dihubungi, Kamis, 30 Januari 2025.
Kendati demikian, sosok aktivis ormas Islam, yang juga akademisi itu, menyampaikan kekecewaannya, karena semestinya kegiatan itu dibatalkan sebagaimana yang menjadi aspirasi umat Islam yang tergabung dari berbagai ormas Islam yang telah melakukan penolakan.
“Karena kita tahu siapa sosok Peter Youngren ini, dan modus dari acara yang diadakan itu diduga sarat dengan misi pemurtadan dan pendangkalan aqidah bagi umat Islam,” ujar Ari Fahri.
Sebagai bentuk penolakan, dalam aksi damai yang digelar Rabu kemarin, massa Aliansi Jaga Aqidah memasang dua buah spanduk di gedung utama tempat pelaksanaan kegiatan, termasuk spanduk imbauan kepada umat Islam agar tidak ikut-ikutan dalam acara yang dianggap kental dengan nuansa agama tersebut.
“Semoga spanduk itu tidak ada yang buka, dan saudara-saudara kita kaum Muslim sadar dan tidak ada yang ikut kegiatannya. Laporan yang kami terima, sampai Kamis pagi tadi, spanduknya masih ada,” tutur Ari Fahri.
Berita Terkait:
Pernah Ditolak di Makassar, Ormas Islam Sulteng Juga Tolak Kedatangan Peter Youngren

Editor : Yusuf Al Fatih