Ditolak Ormas Islam Sulteng, Pengobatan Massal Peter Youngren Batal Digelar di Lapangan Terbuka

- Penulis Berita

Kamis, 30 Januari 2025 - 00:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis ormas Islam Sulteng gelar aksi penolakan kegiatan Peter Youngren di Palu, pada Rabu (29/1/2025).

Aktivis ormas Islam Sulteng gelar aksi penolakan kegiatan Peter Youngren di Palu, pada Rabu (29/1/2025).

Palu, Pilarindonesia.com – Festival Persahabatan Palu 2025 yang menghadirkan pendeta asal Kanada, Peter Youngren, batal diadakan di Lapangan Vetulemo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, karena mendapat penolakan dari sejumlah ormas Islam.

Acara yang akan digelar mulai Kamis hari ini hingga Ahad mendatang itu dialihkan ke Gedung Olahraga (GOR) Bumi Kaktus, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

“Alhamdulillah, kabar pengalihan tempat kegiatan itu kami peroleh dari MUI,” kata Koordinator Aliansi Jaga Aqidah, Ari Fahri, saat dihubungi, Kamis, 30 Januari 2025.

Kendati demikian, sosok aktivis ormas Islam, yang juga akademisi itu, menyampaikan kekecewaannya, karena semestinya kegiatan itu dibatalkan sebagaimana yang menjadi aspirasi umat Islam yang tergabung dari berbagai ormas Islam yang telah melakukan penolakan.

“Karena kita tahu siapa sosok Peter Youngren ini, dan modus dari acara yang diadakan itu diduga sarat dengan misi pemurtadan dan pendangkalan aqidah bagi umat Islam,” ujar Ari Fahri.

Sebagai bentuk penolakan, dalam aksi damai yang digelar Rabu kemarin, massa Aliansi Jaga Aqidah memasang dua buah spanduk di gedung utama tempat pelaksanaan kegiatan, termasuk spanduk imbauan kepada umat Islam agar tidak ikut-ikutan dalam acara yang dianggap kental dengan nuansa agama tersebut.

“Semoga spanduk itu tidak ada yang buka, dan saudara-saudara kita kaum Muslim sadar dan tidak ada yang ikut kegiatannya. Laporan yang kami terima, sampai Kamis pagi tadi, spanduknya masih ada,” tutur Ari Fahri.

Berita Terkait:

Pernah Ditolak di Makassar, Ormas Islam Sulteng Juga Tolak Kedatangan Peter Youngren

 

Facebook Comments Box

Editor : Yusuf Al Fatih

Berita Terkait

Persatuan Ulama dan Umat Islam Dorong Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas Hentikan Kekejaman Israel di Palestina
Kuasai 3 Langkah ini, Indonesia Berpotensi Pimpin Pembebasan Baitul Maqdis Palestina
Dipolisikan Dugaan Penghasutan Isu Ijazah Palsu Jokowi, Rizal Fadillah Cs Siap Bertarung Secara Hukum
MUI Sulsel Ikut Serukan Jihad Melawan Penjajah Israel
MUI Dukung Fatwa Jihad Ulama Dunia Melawan Israel
Bahasa dan Sastra Daerah Sebagai Identitas Budaya: Seminar Bahasa UNM Taraf Nasional
Pertahankan Eksistensi Bahasa Ibu, Pemerhati Bahasa Mengadakan Seminar Nasional
Muncul Petisi Minta Presiden Prabowo Copot Gus Miftah

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09