Usai Serahkan Donasi, Dokter Faisal Hilang Sebelum Tiba di Desa Kedua

- Penulis Berita

Selasa, 10 Mei 2022 - 02:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan melakukan upaya pencarian terhadap dr Faisal.

Sulteng, Pilarindonesia.com – Hingga memasuki hari keempat pencarian, keberadaan dr Faisal belum diketahui.

Ketua Divisi SAR & Assessment Wahdah Peduli Pusat, Abu Umar Al-Qassam, yang saat ini bersama dengan tim pencarian lainnya di lapangan, mengaku belum menemukan adanya tanda-tanda tentang keberadaan korban.

“Belum ada titik terang sampai sekarang,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (10/5/2022).

Dikabarkan, sebelum menghilang di Dusun Mamunu, Desa Lingadan, Kecamatan Dako Pemaean, Kabupaten Toli-Toli, sejak Jumat (6/5/2022), pekan lalu, dr Faisal tengah menjalankan misi kemanusiaan.

Menurut Abu Umar, ada dua desa yang akan didatangi dr Faisal untuk penyerahan bantuan tersebut.

Dia menyebut, setelah penyerahan donasi di desa pertama, selesai seremonial, termasuk foto bersama. Selanjutnya, malam itu juga dr Faisal akan menjangkau desa berikutnya, yang juga dalam rangka mengantarkan bantuan berupa uang donasi.

“Malam itu juga, beliau akan ke desa yang kedua. Antara desa pertama dan kedua, perjalanannya terbilang cukup jauh,” jelas Abu Umar.

Dia mengatakan, di pertengahan desa pertama dan kedua itulah diduga dr Faisal menghilang yang hingga sekarang ini belum diketahui secara pasti penyebabnya.

“Asumsi liarnya adalah dirampok, diculik dan seterusnya, karena belum ada titik terang hingga hari keempat ini,” terang Abu Umar.

Dia juga membantah upaya pencarian dr Faisal dengan menggunakan bantuan dukun dan semacamnya.

Dia menegaskan bahwa kegiatan pencarian dilakukan oleh para relawan gabungan dari ormas Islam, relawan kemanusiaan bersama aparat setempat.

“Hari keempat ini, tim menyusuri pantai di sekitar lokasi kejadian dengan radius 10 kilometer ke arah Toli-Toli, 10 km ke arah Buol,” Abu Umar menambahkan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konflik Lahan Masjid di Bantabantaeng Tak Kunjung Tuntas, Mantan Pengurus Diancam Senjata Tajam
Praperadilankan Kapolri dan Densus, Pimpinan Pondok MAS dan RT dari Gowa Bersaksi
Polres Morowali Utara Klarifikasi Video Berantai Tersangka Jemi Mamma Kasus Dugaan Pencurian Sawit
Pihak Kapolri dan Densus 88 Tak Hadir, Hakim PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Kasus Penangkapan Terduga Teroris dari Gowa
Kasus Penangkapan Terduga Teroris di Gowa, Kapolri dan Densus 88 Dipraperadilankan
Pendakwah Mualaf dari Poso Tersangka Dugaan Pencurian Sawit di Morut, Istri: Itu Lahan Milik Kami Sendiri
Ismar Syafruddin dan Tim Advokasi Bela Ulama Dampingi MAS, Terduga Teroris yang Ditangkap di Samata Gowa
Sebelum Ditangkap Densus 88, MAS Sebulan Lebih Tak Masuk Mengajar di Tahfiz

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09