Detik-detik Pembubaran Acara Syiah di Sulbar, Peserta Teriak Demi Husein Nyaris Bonyok

- Penulis Berita

Sabtu, 29 Juli 2023 - 03:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gabungan aktivis ormas Islam dan perwakilan masyarakat Polewali Mandar, Sulsel, saat mendatangi hotel tempat pengikut Syiah menggelar acara.

Gabungan aktivis ormas Islam dan perwakilan masyarakat Polewali Mandar, Sulsel, saat mendatangi hotel tempat pengikut Syiah menggelar acara.

Sulbar, Pilarindonesia.com – Sekitar pukul 21.00 WITA, pada Jumat malam (28/7/2023), setelah memperoleh laporan dari masyarakat, gabungan aktivis dari ormas Islam dan tokoh masyarakat Polewali Mandar bersama dengan aparat kepolisian setempat, langsung masuk ke sebuah ruangan di hotel di Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.

Mereka mendapati ratusan peserta laki-laki dan wanita berpakaian serba hitam tengah mengikuti acara peringatan Asyura versi pengikut paham Syiah.

“Kami perwakilan ormas Islam dan masyarakat Polewali, setelah  berkoordinasi dengan aparat, dan bersama dengan aparat kepolisian, langsung membubarkan mereka, karena memang acaranya juga tidak berizin dan cukup meresahkan,” kata salah seorang aktivis ormas Islam di Polewali kepada Pilarindonesia.com, Sabtu (29/7/2023).

Upaya pembubaran sempat diwarnai ketegangan. Peserta dan aktivis ormas saling bentak.

“Ada yang saling minta alamat, dan saling foto muka,” tuturnya.

Bahkan, dia melanjutkan, dengan menggunakan bahasa khas daerah setempat, ada pengikut Syiah berteriak: jangan takut demi Husein.

“Ada juga yang bilang: jangan ada kelompok yg mengkavling Surga. Kita semua berhak masuk Surga. Namun, yang bikin tegang, saat masyarakat mulai beranjak pulang karena melihat peserta acara sudah meninggalkan hotel, tiba tiba ada yang memancing suasana. Dia berteriak labbaika yaa Husein. Perwakilan masyarakat pun bereaksi dan kembali masuk ke hotel mencari pemuda yang berteriak itu. Beruntung ada aparat kepolisian yang mengamankan pemuda itu, sehingga tidak terjadi insiden,” terangnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan salah satu lembaga Syiah di Sulbar, dan pesertanya bukan hanya dari Sulbar, tetapi juga mereka berdatangan dari Kota Parepare dan Kabupaten Sidenreng Rappang serta beberapa daerah lainnya di Sulawesi Selatan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konflik Lahan Masjid di Bantabantaeng Tak Kunjung Tuntas, Mantan Pengurus Diancam Senjata Tajam
Praperadilankan Kapolri dan Densus, Pimpinan Pondok MAS dan RT dari Gowa Bersaksi
Polres Morowali Utara Klarifikasi Video Berantai Tersangka Jemi Mamma Kasus Dugaan Pencurian Sawit
Pihak Kapolri dan Densus 88 Tak Hadir, Hakim PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Kasus Penangkapan Terduga Teroris dari Gowa
Kasus Penangkapan Terduga Teroris di Gowa, Kapolri dan Densus 88 Dipraperadilankan
Pendakwah Mualaf dari Poso Tersangka Dugaan Pencurian Sawit di Morut, Istri: Itu Lahan Milik Kami Sendiri
Ismar Syafruddin dan Tim Advokasi Bela Ulama Dampingi MAS, Terduga Teroris yang Ditangkap di Samata Gowa
Sebelum Ditangkap Densus 88, MAS Sebulan Lebih Tak Masuk Mengajar di Tahfiz

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09