Aliansi Ummat Sulsel Tolak Perayaan Asyuro Pengikut Syiah

- Penulis Berita

Senin, 24 Juli 2023 - 08:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Pilarindonesia.com – Sejumlah Ormas Islam yang tergabung di Aliansi Ummat Islam Sulawesi Selatan menyatakan menolak keras segala bentuk kegiatan yang kerap dilakukan pengikut aliran Syiah di setiap momentum Muharram.

Menurut Koordinator Aliansi Ummat Islam Sulsel, H. Siddiq Sholeh, Syiah merupakan salah satu paham menyimpang yang sudah difatwakan sesat MUI Pusat.

Dia menyampaikan, setiap Muharram, terutama di hari Asyuro yang bertepatan dengan 10 Muharram, pengikut Syiah rutin melakukan ritual.

“Dan, kalau kami dapati kaum Syiah adakan ritual Asyuro di Kota Makassar dan sekitarnya, maka pasti akan kami bubarkan paksa,” kata Siddiq, Senin (24/7/2023).

Olehnya, panglima Mabes Laskar Pemburu Aliran Sesat (LPAS) tersebut, meminta kepada Pemerintah Kota Makassar atau pun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan agar tidak memberikan izin kepada mereka yang hendak melakukan kegiatan Asyuro.

“Intinya, kami meminta kepada Pemkot Makassar atau pun jajaran Pemprov Sulsel agar tidak memberikan dan mengeluarkan izin apapun kepada pengikut Syiah,” tegas Siddiq.

Sejumlah ormas Islam yang tergabung di Aliansi Ummat Islam itu, selain Mabes LPAS, juga ada FUIB Sulsel, ANNAS Sulsel, Forum Arimatea Sulsel, LPPI Indonesia Timur, Resofa Sulsel, Majelis Zikir dan Muhasabah Darut Taubah, Garuda Sulsel, Forum Pemuda Islam Makassar, Persaudaraan Alumni 212, Laskar Merah Putih Indonesia dan Kompak Makassar.

Ajaran Syiah Menyimpang

Ketua Umum Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulsel, Muchtar Daeng Lau, menegaskan ajaran Syiah menyimpang dari ajaran Islam yang sebenarnya.

Dia menjelaskan, paham Syiah meragukan kebenaran Alqur’an, mengkafirkan sejumlah sahabat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassalam,  mengkultuskan imam 12 atau ahlul bait dan menghalalkan nikah mut’ah serta berpotensi melakukan pemberontakan.

“Kemudian, ajarannya  menyimpang karena pengikut paham Syiah itu tidak mewajibkan shalat Jumat. Bahkan, ajarannya hanya melakukan tiga waktu shalat. Berikutnya, shalat mereka di atas batu karbala,” terangnya.

Terkait praktek nikah mut’ah oleh pengikut paham Syiah, Muchtar Daeng Lau sangat mengecam, karena dianggapnya sangat merusak moral.

Umumnya, nikah mut’ah mereka lakukan hanya sebatas perjanjian kontrak. Ketika wanita hamil dan melahirkan, anaknya tidak jelas bapak nasabnya

“Sehingga kita mengingatkan agar pengikut Syiah tidak diberikan ruang untuk mengembangkan ajaran sesatnya sesuai fatwa MUI Pusat. Pemerintah dan ummat Islam agar bersatu padu menjadikan paham Syiah sebagai musuh bersama,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Persatuan Ulama dan Umat Islam Dorong Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas Hentikan Kekejaman Israel di Palestina
Kuasai 3 Langkah ini, Indonesia Berpotensi Pimpin Pembebasan Baitul Maqdis Palestina
Dipolisikan Dugaan Penghasutan Isu Ijazah Palsu Jokowi, Rizal Fadillah Cs Siap Bertarung Secara Hukum
MUI Sulsel Ikut Serukan Jihad Melawan Penjajah Israel
MUI Dukung Fatwa Jihad Ulama Dunia Melawan Israel
Bahasa dan Sastra Daerah Sebagai Identitas Budaya: Seminar Bahasa UNM Taraf Nasional
Pertahankan Eksistensi Bahasa Ibu, Pemerhati Bahasa Mengadakan Seminar Nasional
Ditolak Ormas Islam Sulteng, Pengobatan Massal Peter Youngren Batal Digelar di Lapangan Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09