Beredar Spanduk Tangkap Underbow OPM, PPM Sulsel: Pemerintah Harus Bertindak Tegas Tegakkan Hukum di NKRI

- Penulis Berita

Selasa, 17 Januari 2023 - 16:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, PilarIndonesia.com – Sebuah spanduk terpasang didekat kampus Universitas Indonesia Timur (UIT) di Makassar bertuliskan, “Kami Peringatkan!!! OPM & Underbow-nya Jangan Coba Mengusik NKRI“. Salah-satu warga yang bermukim di dekat kampus UIT, mengatakan spanduk tersebut ada sejak pagi tadi Senin, (16/1/2023).

“Sejak pagi tadi pak, sudah ada spanduk itu” sebut Husni.

Humas Pengurus Daerah Pemuda Panca Marga (PPM) Sulsel mengatakan, spanduk itu bentuk pesan kepada pemerintah pusat agar lebih tegas terhadap kelompok-kelompok pendukung papua merdeka, dimotori oknum mahasiswa asal papua yang cenderung mendukung OPM.

“Kalau saya melihat spanduk itu pesan buat pemerintah. Terlepas siapa yang melakukan itu kami belum tahu siapa yang membuat pesan itu,” kata Juru Bicara PD PPM Sulsel, Umar Hankam.

“Dari berbagai platform media sosial dan pemberitaan belakangan ini kan kita bisa melihat bagaimana KKB membantai para pekerja masyarakat sipil disana yang mencari nafkah, lalu mereka dituduh bagian dari spionase TNI-Polri. Dengan cara seperti itu yang mereka katakan agar terlepas dari tuduhan pelanggaran HAM” tutur anak pejuang Trikora ini.

Dia pun berharap pemerintah lebih tegas atas pelanggar Hukum, baik senjata api ilegal, maupun tindakan Korupsi yang diduga dilakukan Gubernur Papua Lukas Enembe.

“Di makassar saja mereka ini masif melakukan aksi-aksi yang jelas-jelas mendukung Papua Merdeka dan OPM. Kami hanya berharap Pemerintah dan aparat TNI-Polri jangan memberi ruang sedikit kepada mereka ini yang berlindung di kebebasan demokrasi” tegas Umar.

“Kami hanya berharap merek oknum mahasiswa yang berupaya mendukung Papua Merdeka dapat dihukum berat tanpa pandang bulu, baik itu oknum mahasiswa asal Papua atau mereka mahasiswa non Papua yang ikut bagian menentang pemerintah dan negara,” tegas Umar yang juga Wakil Komandan Korps Resimen Yudha Putra XXIV PD. PPM Sulsel.

Diketahui kelompok garis keras di Papua seperti TPN-PB OPM, UMLWP, WPCL, KNPB, dan AMP yang didukung para tokoh dan aktivis berhaluan keras ikut terus memanas-manasi situasi, bahkan mengajak melakukan aksi boikot dan aksi bakar-bakaran yang tidak jelas tentunya membawa dampak negatif dan kesengsaraan untuk warga Papua.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konflik Lahan Masjid di Bantabantaeng Tak Kunjung Tuntas, Mantan Pengurus Diancam Senjata Tajam
Praperadilankan Kapolri dan Densus, Pimpinan Pondok MAS dan RT dari Gowa Bersaksi
Polres Morowali Utara Klarifikasi Video Berantai Tersangka Jemi Mamma Kasus Dugaan Pencurian Sawit
Pihak Kapolri dan Densus 88 Tak Hadir, Hakim PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Kasus Penangkapan Terduga Teroris dari Gowa
Kasus Penangkapan Terduga Teroris di Gowa, Kapolri dan Densus 88 Dipraperadilankan
Pendakwah Mualaf dari Poso Tersangka Dugaan Pencurian Sawit di Morut, Istri: Itu Lahan Milik Kami Sendiri
Ismar Syafruddin dan Tim Advokasi Bela Ulama Dampingi MAS, Terduga Teroris yang Ditangkap di Samata Gowa
Sebelum Ditangkap Densus 88, MAS Sebulan Lebih Tak Masuk Mengajar di Tahfiz

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09