Bentrok Dengan Pendukung Papua Merdeka, Begini Penjelasan Ketua BMI Sulsel

- Penulis Berita

Rabu, 8 Juni 2022 - 14:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Makassar, Pilarindonesia.com – Ketua Umum Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan, Muhammad Zulkifli, mengatakan bentrokan antara aktivis BMI  dengan kelompok pendukung Papua merdeka diawali dengan viralnya provokasi jubir kelompok Petisi Rakyat Papua, Jeffry Wenda, yang menyerukan kepada kelompok mahasiswa Papua di Makassar untuk menduduki  monumen Mandala yang merupakan simbol perjuangan para pahlawan dalam membebaskan Irian Barat.

“Kami tidak bisa menerima jika simbol sakral itu dinodai oleh aksi yang mendukung gerakan Papua merdeka. Kami sudah ingatkan tetapi mereka terus bersikukuh untuk melakukan long march dari asrama Papua ke monumen Mandala,” ujarnya melalui keterangannya, Rabu malam (8/6/2022).

Zulkifli menegaskan, pihaknya sama sekali tidak ada rencana untuk melakukan penyerangan ke Asrama Mahasiswa Papua.

Dia menyatakan, pihaknya telah bersepakat untuk tidak turun ke lapangan jika mereka melakukan aktivitas itu di dalam asrama.

“Yang terjadi adalah malah mereka tetap turun ke jalan untuk melakukan long march dalam rangka menduduki monumen Mandala dan menyuarakan Papua merdeka serta mengibarkan bendera bintang kejora. Kondisi ini yang tidak bisa kami terima dan menyebabkan ormas menghalau mereka di jalan dan  terjadi benturan,” tutur Zulkifli, yang ikut terluka dalam insiden itu.

“Kami sudah ingatkan jika alasan kebebasan berpendapat mereka gunakan untuk mendukung gerakan teroris Papua, maka dengan alasan kebebasan juga serta hak untuk bela negara yang diatur dalam undang undang akan kami jadikan dasar untuk menghalau  mereka. Beberapa dari kami mengalami luka akibat pukulan dan lemparan menggunakan batu yang ternyata telah mereka siapkan,” terangnya.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konflik Lahan Masjid di Bantabantaeng Tak Kunjung Tuntas, Mantan Pengurus Diancam Senjata Tajam
Praperadilankan Kapolri dan Densus, Pimpinan Pondok MAS dan RT dari Gowa Bersaksi
Polres Morowali Utara Klarifikasi Video Berantai Tersangka Jemi Mamma Kasus Dugaan Pencurian Sawit
Pihak Kapolri dan Densus 88 Tak Hadir, Hakim PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Kasus Penangkapan Terduga Teroris dari Gowa
Kasus Penangkapan Terduga Teroris di Gowa, Kapolri dan Densus 88 Dipraperadilankan
Pendakwah Mualaf dari Poso Tersangka Dugaan Pencurian Sawit di Morut, Istri: Itu Lahan Milik Kami Sendiri
Ismar Syafruddin dan Tim Advokasi Bela Ulama Dampingi MAS, Terduga Teroris yang Ditangkap di Samata Gowa
Sebelum Ditangkap Densus 88, MAS Sebulan Lebih Tak Masuk Mengajar di Tahfiz
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09