Ummat Islam Sulteng Tolak Festival Persahabatan Peter Youngren

- Penulis Berita

Senin, 20 Januari 2025 - 00:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu poster penolakan ummat Islam Sulteng terhadap Peter Youngren yang tersebar.

Salah satu poster penolakan ummat Islam Sulteng terhadap Peter Youngren yang tersebar.

Palu, Pilarindonesia.com – Ummat Islam di Kota Palu, Sulawesi Tengah, menolak Festival Persahabatan Palu 2025, yang akan mendatangkan pendeta asal Kanada, Peter Youngren.

Pernyataan sikap dari Aliansi Jaga Aqidah yang ditanda tangani Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulteng, Forum Ummat Islam, Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Wahdah Islamiyah, serta Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), menyebutkan kegiatan itu sarat dengan agenda pendangkalan aqidah bagi ummat Islam dengan berkedok pengobatan.

Selanjutnya, disebutkan jika kegiatan pengobatan yang dilakukan Peter Youngren di beberapa tempat dengan menghadirkan ummat Islam, terutama Muslimah, yang disembuhkan dan diberi keyakinan bahwa yang menyembuhkan penyakit adalah Tuhan dia.

Hal itu dianggap bertolak belakang dengan keyakinan ummat Islam, yang lebih meyakini bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala yang menyembuhkan setiap penyakit.

Olehnya, ummat Islam Sulawesi Tengah (Sulteng) menilai Peter Youngren sosok intoleran, karena terlihat dari aktivitasnya yang melakukan upaya penyimpangan aqidah pada ummat Islam.

Sehingga, ummat Islam Sulteng mendesak pencabutan izin penyelenggaraan Festival Persahabatan yang diadakan pada 30 Januari sampai 2 Februari 2025 di Lapangan Vetulemo, Kota Palu, serta mencabut seluruh atribut dari kegiatan itu.

Aliansi Jaga Aqidah yang dikoordinatori Ari Fahri, juga telah melakukan aksi damai di depan kantor Wali Kota Palu pada Jumat, 17 Januari 2025.

Mereka menyatakan penolakan dan meminta seluruh atribut festival segera dicabut, karena kegiatan itu dianggap berpotensi mengganggu harmoni keagamaan dan toleransi ummat beragama di Sulteng.

Adapun Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulteng menyarankan agar kegiatan Peter Youngren diadakan di tempat tertutup.

“Kami menyarankan agar kegiatan ini dilaksanakan di tempat yang lebih tertutup, seperti di Lapangan Gelora Bumi Kaktus (GBK), Lapangan Mako Brimob Petobo atau lapangan lainnya yang lebih terkontrol,” kata Ketua FKUB Sulteng, Zanal Abidin, dilansir dari antaranews.com, Senin, 20 Januari 2025.

Ditolak di Kota Makassar

Beberapa tahun silam di Kota Makassar, kegiatan serupa yang rencananya akan digelar secara akbar di Lapangan Karebosi Makassar, pada 21-24 Agustus 2013, juga ditolak ummat Islam.

Akhirnya, setelah Wali Kota Makassar, yang saat itu dijabat Ilham Arief Sirajuddin, mencabut izin penyelenggaraan di Lapangan Karebosi, panitia pelaksana acara tersebut, kemudian memindahkan di tempat tertutup.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konflik Lahan Masjid di Bantabantaeng Tak Kunjung Tuntas, Mantan Pengurus Diancam Senjata Tajam
Praperadilankan Kapolri dan Densus, Pimpinan Pondok MAS dan RT dari Gowa Bersaksi
Polres Morowali Utara Klarifikasi Video Berantai Tersangka Jemi Mamma Kasus Dugaan Pencurian Sawit
Pihak Kapolri dan Densus 88 Tak Hadir, Hakim PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Kasus Penangkapan Terduga Teroris dari Gowa
Kasus Penangkapan Terduga Teroris di Gowa, Kapolri dan Densus 88 Dipraperadilankan
Pendakwah Mualaf dari Poso Tersangka Dugaan Pencurian Sawit di Morut, Istri: Itu Lahan Milik Kami Sendiri
Ismar Syafruddin dan Tim Advokasi Bela Ulama Dampingi MAS, Terduga Teroris yang Ditangkap di Samata Gowa
Sebelum Ditangkap Densus 88, MAS Sebulan Lebih Tak Masuk Mengajar di Tahfiz

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09