Opini: Cerahnya Prospek Bisnis Digital di Era Kelesuan Pasar Tradisional

- Penulis Berita

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nur Afni Khairunisa

Akademisi Bisnis Digital, UNIMUDA Sorong

Pilarindonesia.com – Pertumbuhan penduduk Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan signifikan. BPS menyebutkan pada tahun 2022 jumlah penduduk Indonesia sebanyak 275.773.800 jiwa, dan pada pertengahan tahun 2024 meningkat menjadi 281.603.800 jiwa, atau laju pertumbuhannya mencapai 1,41% per tahun. Peningkatan jumlah penduduk ini tentu diiringi peningkatan jumlah angkatan kerja. Permasalahannya, lapangan kerja yang tersedia di Indonesia tidak mampu menyerap seluruh jumlah angkatan kerja, akibatnya ditemukan sejumlah pengangguran di berbagai wilayah di Indonesia,  dan keadaan ini berpotensi meningkat dari tahun ke tahun.

Disisi lain, perkembangan komputer dan teknologi informasi di Indonesia meningkat pesat, dan telah membuka banyak peluang baru dalam kegiatan ekonomi, terutama di bidang bisnis digital. Bisnis digital merupakan kegiatan bisnis masa kini yang inovatif, kreatif, efisien dan efektif dalam mencapai tujuan bisnis, yaitu keuntungan finansial,karena melibatkan penggunaan platform teknologi dan perangkat komunikasi informasi. Para pebisnis digital memperoleh banyak manfaat dari kegiatan bisnisnya, seperti mampu menjangkau pasar yang lebih luas, biaya promosinya lebih murah, hubungannya dengan pelanggan lebih dekat, dan banyak manfaat lainnya dalam berbisnis secara digital.

Bentuk kegiatan bisnis digital dapat saja berupa bisnis yang dijalankan melalui jaringan internet, atau memasarkan jasa atau produk secara online sehingga pebisnis tidak perlu berinvestasi membangun atau menyewa gedung untuk menjalankan usahanya. Beberapa bentuk kegiatan bisnis digital lainnya, misalnya toko online, bisnis melalui media sosial, kursus online, e-commerce, blog, saluran YouTube, dan teknologi solusi secara umum, yang kesemuanya ini merupakan bentuk-bentuk kegiatan bisnis yang muncul sebagai dampak positif dari perkembangan komputer dan teknologi informasi.

Prospek bisnis digital yang cerah apalagi ditambah dengan pengelolaannya yang lebih mudah dalam memperoleh keuntungan finanial ini diharapkan dapat menumbuhkan minat para pencari kerja untuk menekuni pekerjaan di sektor non-formal ini. Bagi Anda yang tertarik dan ingin memulai bisnis berbasis digital, Anda harus terlebih dahulu memilih ide bisnis yang cocok dan unik untuk dikembangkan; kemudian tentukan jenis produk atau jasa yang ingin ditawarkan; lalu pilih target audiens atau target pasar Anda; beri nama bisnis dengan nama yang menarik dan pantas; buat iklan online untuk mempromosikan bisnis Anda.

Bagi Anda yang belum terlalu familiar menggunakan platform digital, Anda tidak perlu berkecil hati karena banyak kursus online yang dapat menambah pengetahuan dan ketrampilan untuk menunjang bisnis digital, seperti kursus online digital marketing, dan lain-lain yang dapat diikuti para pencari kerja. Bagi Anda yang baru lulus SMA dan tertarik dengan dunia bisnis digital serta ingin melanjutkan kuliah, Anda bisa juga memilih kuliah di Progam Studi Bisnis Digital. Disitu Anda akan diberi pelajaran dan praktek seputar hal-hal yang terkait dengan dunia bisnis digital sehingga Anda akan memiliki bekal lebih mapan untuk berbisnis digital. Manakala jumlah pencari kerja lebih banyak yang membuka lapangan kerja sendiri di sektor non-formal ini, maka jumlah pengangguran di Indonesia dipastikan berangsur-angsur menurun.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis
PT Super Tani Indonesia, Mitra Strategis Investasi Pertanian Nasional Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan
Karya Besar untuk Negeri, Pupuk Organik Plus Super Tani, Solusi Petani Cerdas
Pengaruh Campaign Net Zero Waste dalam Proses Pengelolaan Pendapatan Negara Versi BPDPKS
Skenario Netanyahu dalam Pembunuhan Ismail Haniyah
Heboh AJC di Indonesia
Opini: Tata Kelola dan Layanan Prima ala Bank Syariah
Opini: Urgensi Penyusunan Laporan Keuangan Rumah Ibadah Berstandar ISAK 35

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09