Setelah Disuntikkan Vaksin Covid-19, Presiden Jokowi Sampaikan ini

- Penulis Berita

Rabu, 13 Januari 2021 - 05:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo disuntikkan vaksin Covid-19 di Istana Negara, DKI Jakarta, Rabu (13/1/2021). Foto: Instagram Jokowi

Presiden Joko Widodo disuntikkan vaksin Covid-19 di Istana Negara, DKI Jakarta, Rabu (13/1/2021). Foto: Instagram Jokowi

Jakarta, Pilarindonesia.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerima vaksinasi Covid-19 di Istana Negara, DKI Jakarta, Rabu (13/1/2021), siang tadi.

“Saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Pada pukul 9.42 wib pagi ini, saya memulai ikhtiar besar sebagai warga negara Indonesia untuk terbebas dari pandemi ini dengan menerima vaksi Covid-19,” tulis Jokowi melalui Instagram-nya.

Menurutnya, vaksin Covid-19 inilah yang lama ditunggu dan baru disuntikkan setelah Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan suci dan halal untuk digunakan.

“Saya berharap vaksinasi Covid-19 yang tahapannya sudah dimulai hari ini berjalan dengan lancar,” ujar Jokowi.

Saat divaksin, Jokowi terlebih dahulu diukur tekanan darahnya, dan ditanya, apakah pernah terkonfirmasi positif Covid-19? Pernah batuk atau pilek beberapa hari terakhir? Pernah mengidap penyakit jantung, atau penyakit lain, seperti ginjal? Jokowi menjawab tidak pernah, lalu lengan baju kirinya disingkap, kemudian vaksin pun disuntikkan.

Irfan

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Persatuan Ulama dan Umat Islam Dorong Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas Hentikan Kekejaman Israel di Palestina
Kuasai 3 Langkah ini, Indonesia Berpotensi Pimpin Pembebasan Baitul Maqdis Palestina
Dipolisikan Dugaan Penghasutan Isu Ijazah Palsu Jokowi, Rizal Fadillah Cs Siap Bertarung Secara Hukum
MUI Sulsel Ikut Serukan Jihad Melawan Penjajah Israel
MUI Dukung Fatwa Jihad Ulama Dunia Melawan Israel
Bahasa dan Sastra Daerah Sebagai Identitas Budaya: Seminar Bahasa UNM Taraf Nasional
Pertahankan Eksistensi Bahasa Ibu, Pemerhati Bahasa Mengadakan Seminar Nasional
Ditolak Ormas Islam Sulteng, Pengobatan Massal Peter Youngren Batal Digelar di Lapangan Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09