IDI Kembali Berduka, 2 Dokter di Makassar Gugur Akibat Covid-19

- Penulis Berita

Kamis, 24 Desember 2020 - 08:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi penguburan jenazah pasien yang terjangkit virus Corona atau Covid-19. Istimewa

Prosesi penguburan jenazah pasien yang terjangkit virus Corona atau Covid-19. Istimewa

Makassar, Pilarindonesia.comInnalillahi wa inna ilaihi roji’un. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kembali berduka. Dua tenaga medis di Kota Makassar, yakni dr Leonard Hasudungan dan dr Robert Vincentius Philips, gugur akibat terjangkit virus Corona atau Covid-19

Ketua IDI Makassar, dr Siswanto Wahab, mengatakan kabar duka ini menambah deretan daftar dokter anggota IDI Makassar yang gugur dalam melawan virus Corona.

“Tercatat sudah 8 dokter terbaik IDI Makassar. Ini menjadi kehilangan mendalam bagi kami,” ujarnya melalui rilisnya, Kamis (24/12/2020).

 

Menurut dokter Anto, sapaan akrabnya, kehilangan rekan sejawatnya tersebut semoga bisa menyadarkan masyarakat agar tidak menganggap remeh pandemi Covid-19, yang saat ini tingkat penyebarannya lebih masif pasca pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 lalu.

Olehnya, IDI Kota Makassar mengimbau agar tetap waspada serta disiplin kenakan masker, jaga jarak, cuci tangan. Apalagi Makassar kembali masuk menjadi zona merah.

Dia menyebut, saat ini tingkat penularan kembali melonjak dan jumlah pasien yang membutuhkan perawatan juga semakin banyak. Kebijakan pelonggaran aktifitas bisnis kantor, sosial dan pendidikan diperketatkan kembali.

“Okupansi ruang isolasi di Makassar sudah diatas 85 persen, dan ICU (unit perawatan intensif) di atas 80 persen. Daerah-daerah lain juga sama saja, pasien terus bertambah penularannya tinggi,” terang dr Anto.

Dia menyampaikan, tingginya penularan Covid-19 di Indonesia juga bisa di lihat dari rasio kasus positif harian yang mencapai  24,2 persen. Sementara rasio kasus positif dalam sepekan 18,3 persen.

Rasio kasus positif ini jauh lebih tinggi dari ambang maksimal yang disarankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 persen.

Kasus aktif di Indonesia juga terus meningkat secara signifikan, yaitu 40 persen selama bulan Desember dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Saat ini jumlah kasus aktif sudah mencapai 103.000. Penularan Covid-19 dikhawatirkan bakal semakin meningkat selama liburan Natal dan Tahun Baru.

“Karena itu, IDI Makassar mendukung pemerintah untuk pengetatan protokol kesehatan selama hari libur nanti,” pungkasnya.

Irfan
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Persatuan Ulama dan Umat Islam Dorong Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas Hentikan Kekejaman Israel di Palestina
Kuasai 3 Langkah ini, Indonesia Berpotensi Pimpin Pembebasan Baitul Maqdis Palestina
Dipolisikan Dugaan Penghasutan Isu Ijazah Palsu Jokowi, Rizal Fadillah Cs Siap Bertarung Secara Hukum
MUI Sulsel Ikut Serukan Jihad Melawan Penjajah Israel
MUI Dukung Fatwa Jihad Ulama Dunia Melawan Israel
Bahasa dan Sastra Daerah Sebagai Identitas Budaya: Seminar Bahasa UNM Taraf Nasional
Pertahankan Eksistensi Bahasa Ibu, Pemerhati Bahasa Mengadakan Seminar Nasional
Ditolak Ormas Islam Sulteng, Pengobatan Massal Peter Youngren Batal Digelar di Lapangan Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09