Iran – Pasangan tanpa ikatan status pernikahan kian marak di Iran. Bahkan pemerintah Iran disebut kini dalam dilema dalam mengatasi fenomena kumpul kebo ini, termasuk mengatur soal anak yang dilahirkan dari hasil hubungan haram itu.

“Pada akhirnya agar bisa terdata kan anak-anak itu harus memiliki sertifikat atau akta kelahiran apalagi harus sekolah,” kata Wakil Menteri Kepemudaan Mohammad Mehdi Tandgouyan kepada kantor berita Ilna soal konsekuensi fenomena yang harus ditangani ini.
Sekalipun otoritas dan masyarakat Iran sadar akan fenomena kumpul kebo itu, namun sangat sedikit elite yang berbicara soal hal ini secara umum.
Bukti dari makin trennya kumpul kebo di Iran merujuk pada munculnya grup perkenalan pencarian pasangan di media sosial antara lain di Telegram. Ada yang namanya kanal Plethora, sebuah kanal di Telegram yang digunakan para lajang di Iran untuk mencari pasangan, termasuk yang ingin tinggal bersama.
Di kanal itu saja setidaknya ada 45.000 orang yang bergabung dan membagikan informasi pribadi dan berharap bertemu dengan calon pasangan mereka.
Sumber: BBC