Tren Pasangan Kumpul Kebo di Iran Melonjak

- Penulis Berita

Rabu, 3 November 2021 - 13:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iran – Pasangan tanpa ikatan status pernikahan kian marak di Iran. Bahkan pemerintah Iran disebut kini dalam dilema dalam mengatasi fenomena kumpul kebo ini, termasuk mengatur soal anak yang dilahirkan dari hasil hubungan haram itu.

“Pada akhirnya agar bisa terdata kan anak-anak itu harus memiliki sertifikat atau akta kelahiran apalagi harus sekolah,” kata Wakil Menteri Kepemudaan Mohammad Mehdi Tandgouyan kepada kantor berita Ilna soal konsekuensi fenomena yang harus ditangani ini.

Sekalipun otoritas dan masyarakat Iran sadar akan fenomena kumpul kebo itu, namun sangat sedikit elite yang berbicara soal hal ini secara umum.

Bukti dari makin trennya kumpul kebo di Iran merujuk pada munculnya grup perkenalan pencarian pasangan di media sosial antara lain di Telegram. Ada yang namanya kanal Plethora, sebuah kanal di Telegram yang digunakan para lajang di Iran untuk mencari pasangan, termasuk yang ingin tinggal bersama.

Di kanal itu saja setidaknya ada 45.000 orang yang bergabung dan membagikan informasi pribadi dan berharap bertemu dengan calon pasangan mereka.

Sumber: BBC

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kurir Langit Indonesia Salurkan Air Bersih Hasil Donasi dari Masyarakat Nusantara
PBB Minta Kapal Bantuan ke Gaza dari Freedom Flotilla Dilindungi
Kelaparan Ekstrem di Gaza, WIZ-KITA Palestina Salurkan Makanan kepada Ratusan Warga Khan Yunis
Tembus Blokade Zionis Israel, Relawan Langsung Salurkan Makanan kepada Warga Gaza Palestina
Kurir Langit Indonesia Buka Layanan Dapur Umum Ramadhan di Gaza Palestina
Serangan Biadab Penjajah Israel Tak Berhenti Gempur RS Indonesia di Gaza
Pejuang Suriah Tumbangkan Rezim Bashar al-Assad Hanya dalam Waktu Kurang 13 Hari
WIZ Distribusikan Ratusan Paket Donasi untuk Ibu Hamil di Gaza Utara

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09