Pembina Tahfiz Gratis Al Kautsar Jeneponto Nyaris Jadi Korban Pengeroyokan, Sempat Duel dengan Pelaku Utama

- Penulis Berita

Kamis, 2 Januari 2025 - 08:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Jeneponto, Pilarindonesia.com – Mursyidul Ummah (22), melaporkan R bersama dengan sejumlah teman-temannya, ke Polsek Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, dalam kasus tindak pidana penganiayaan, pada Rabu (1/1/2025).

Pembina sekaligus guru ngaji di Tahfiz Gratis Al Kautsar Cabang Jeneponto, itu menjadi korban perencanaan jahat R bersama dengan belasan pelaku lainnya, pada malam pergantian tahun baru masehi.

Kronologis kejadian bermula saat korban bertanya kepada pelaku; kenapa seringkali mengganggu adik perempuan korban lewat chat WhatsApp.

“Dia tidak menanggapi dan langsung pulang. Malamnya datanglah dia bersama teman-temannya. Saya sempat berkelahi (dengan R). Ada beberapa temannya yang mengenakan jaket dan penutup muka, juga akan menyerang. Saya langsung mundur karena khawatir mereka membawa senjata tajam, tetapi karena mereka melihat istri saya merekam pakai HP, akhirnya mereka pergi,” terang Mursyidul, yang mengaku tak mengalami luka apa-apa dalam peristiwa itu.

Dia menyebut, pelaku juga merupakan santri yang tengah belajar di tempat itu, namun dia pulang pergi. Sebelum datang berkelahi, pelaku memang sudah tidak pernah masuk ke pondok.

“Pelaku sudah ditahan di Polsek atas permintaan orangtuanya juga. Belasan pelaku lainnya, sementara dicari polisi,” jelasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konflik Lahan Masjid di Bantabantaeng Tak Kunjung Tuntas, Mantan Pengurus Diancam Senjata Tajam
Praperadilankan Kapolri dan Densus, Pimpinan Pondok MAS dan RT dari Gowa Bersaksi
Polres Morowali Utara Klarifikasi Video Berantai Tersangka Jemi Mamma Kasus Dugaan Pencurian Sawit
Pihak Kapolri dan Densus 88 Tak Hadir, Hakim PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Kasus Penangkapan Terduga Teroris dari Gowa
Kasus Penangkapan Terduga Teroris di Gowa, Kapolri dan Densus 88 Dipraperadilankan
Pendakwah Mualaf dari Poso Tersangka Dugaan Pencurian Sawit di Morut, Istri: Itu Lahan Milik Kami Sendiri
Ismar Syafruddin dan Tim Advokasi Bela Ulama Dampingi MAS, Terduga Teroris yang Ditangkap di Samata Gowa
Sebelum Ditangkap Densus 88, MAS Sebulan Lebih Tak Masuk Mengajar di Tahfiz

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09