Ketua Karang Taruna Makassar Ancam Kepung Gedung W Super Club

- Penulis Berita

Kamis, 20 Juni 2024 - 13:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung W Super Club di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar.

Gedung W Super Club di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar.

Makassar, Pilarindonesia.com – Ketua Karang Taruna Makassar, Muhammad Zulkifli, murka setelah mendapat kabar jika W Super Club kembali beoperasi, padahal sebelumnya usaha yang tak kantongi izin THM itu telah dilarang oleh berbagai pihak, termasuk tindakan penutupan yang dilakukan jajaran Polrestabes Makassar.

“Menyikapi kondisi ini, maka kami beranggapan bahwa seluruh manajemen dan tenaga kerja W Super Club secara terang-terangan memperlihatkan keinginannya untuk berhadapan dengan ummat Islam dengan cara tidak menghargai hari tasyrik,” ujarnya, Kamis, 20 Juni 2024.

Dalam sebuah postingan akun Instagram yang beredar di sejumlah grup aplikasi percakapan WhatsApp, tampak sebuah postingan video yang memperlihatkan suasana layaknya diskotik dengan pemandangan kerlap-kerlip lampu dan bertuliskan W Super Club.

Menurut Zulkifli, tindakan itu telah mempermalukan seluruh pemimpin yang ada di Sulsel dan menghina ummat Islam.

“Olehnya, kami meminta kepada Pj Gubernur Sulsel, Wali Kota Makassar dan aparat untuk melaksanakan tugasnya memberikan sanksi kepada manajemen W Super Club. Jika dalam waktu 2X24 jam tidak diberikan sanksi, maka kami akan segera melakukan konsolidasi untuk menurunkan anggota Karang Taruna se-Kota Makassar dan Brigade Muslim Indonesia untuk mengepung W Super Club,” tegas Zulkifli, yang juga selaku ketua Brigade Muslim Indonesia Sulsel.

Dia juga menyatakan akan berkoordinasi dengan ormas nasional untuk sama-sama mengepung gedung W Super Club.

“W Super Club telah sengaja mempermalukan seluruh pemimpin, ulama dan agama kami. Olehnya, kami akan berjuang walaupun kami akan mengalirkan darah-darah kami,” kata Zulkifli.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konflik Lahan Masjid di Bantabantaeng Tak Kunjung Tuntas, Mantan Pengurus Diancam Senjata Tajam
Praperadilankan Kapolri dan Densus, Pimpinan Pondok MAS dan RT dari Gowa Bersaksi
Polres Morowali Utara Klarifikasi Video Berantai Tersangka Jemi Mamma Kasus Dugaan Pencurian Sawit
Pihak Kapolri dan Densus 88 Tak Hadir, Hakim PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Kasus Penangkapan Terduga Teroris dari Gowa
Kasus Penangkapan Terduga Teroris di Gowa, Kapolri dan Densus 88 Dipraperadilankan
Pendakwah Mualaf dari Poso Tersangka Dugaan Pencurian Sawit di Morut, Istri: Itu Lahan Milik Kami Sendiri
Ismar Syafruddin dan Tim Advokasi Bela Ulama Dampingi MAS, Terduga Teroris yang Ditangkap di Samata Gowa
Sebelum Ditangkap Densus 88, MAS Sebulan Lebih Tak Masuk Mengajar di Tahfiz

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09