Ismar Syafruddin dan Tim Advokasi Bela Ulama Dampingi MAS, Terduga Teroris yang Ditangkap di Samata Gowa

- Penulis Berita

Jumat, 20 Juni 2025 - 02:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengacara tim pembela Muslim, Ismar Syafruddin.

Pengacara tim pembela Muslim, Ismar Syafruddin.

Jakarta, Pilarindonesia.com – Koordinator Tim Advokasi Bela Ulama, H. Ismar Syafruddin, SH., MA., menjadi kuasa hukum MAS (18), tersangka dalam kasus dugaan terorisme yang ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri, di rumahnya di Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (24/5/2025).

Ismar memastikan pihak keluarga telah memberikan kuasa untuk dilakukan pendampingan hukum kepada MAS.

“Saat ini kami mengajukan perlawanan atas penangkapan dan penahanan MAS melalui praperadilan di PN Jaksel dengan termohon Ka Polri dan Densus 88,” ujarnya kepada Pilarindonesia.com, Jumat, 20 Juni 2025.

Menurut Ismar, tujuan dari praperadilan itu untuk meminta perlakuan manusiawi bagi MAS.

“Tersangka yang seorang anak di bawah umur ini hidupnya full di pesantren selama ini. Baru punya hp sekitar 3-4 bulan, sudah dituduh teroris,” terangnya.

MAS disangka menjadi bagian dari kelompok jaringan teroris internasional ISIS. MAS dituduh aktif mengirimkan berbagai postingan berupa gambar, video dan rekaman suara serta tulisan yang berisi propaganda ISIS di sebuah grup WhatsApp bernama “Daulah Islamiah” yang dibuat sejak Desember 2024.

MAS baru tamat SMA tahun ini setelah mengikuti ujian kesetaraan. Beberapa tahun terakhir, MAS hanya mengikuti pendidikan non-formal di sebuah pondok tahfiz.

Siti Khadijah, ibu kandung MAS, mengaku, bersama dengan suaminya, telah dipertemukan langsung dengan putranya, di Markas Polda Sulsel, Kota Makassar, sebelum dibawa ke Jakarta untuk menjalani proses hukum.

Facebook Comments Box

Editor : Irfan Jurnalis

Berita Terkait

Konflik Lahan Masjid di Bantabantaeng Tak Kunjung Tuntas, Mantan Pengurus Diancam Senjata Tajam
Praperadilankan Kapolri dan Densus, Pimpinan Pondok MAS dan RT dari Gowa Bersaksi
Polres Morowali Utara Klarifikasi Video Berantai Tersangka Jemi Mamma Kasus Dugaan Pencurian Sawit
Pihak Kapolri dan Densus 88 Tak Hadir, Hakim PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Kasus Penangkapan Terduga Teroris dari Gowa
Kasus Penangkapan Terduga Teroris di Gowa, Kapolri dan Densus 88 Dipraperadilankan
Pendakwah Mualaf dari Poso Tersangka Dugaan Pencurian Sawit di Morut, Istri: Itu Lahan Milik Kami Sendiri
Sebelum Ditangkap Densus 88, MAS Sebulan Lebih Tak Masuk Mengajar di Tahfiz
Ummat Islam Sulteng Tolak Festival Persahabatan Peter Youngren

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09