BMI Minta Kejari Makassar Tak Berikan Status Tahanan Kota kepada Tersangka Dimas Adipati

- Penulis Berita

Minggu, 19 Juni 2022 - 00:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BMI Sulsel, Muhammad Zulkifli, ST MM

Ketua BMI Sulsel, Muhammad Zulkifli, ST MM

Makassar, Pilarindonesia.com – Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulsel menyatakan sangat kecewa jika tersangka pembuat dan penyebar konten berbau LGBT, Dimas Adipati, mendapat status tahanan kota dari  Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar.

Ketua BMI Sulsel, Muhammad Zulkifli, ST, MM., mengaku telah melakukan komunikasi kepada pihak Kasi Intel Kejari dan meminta kepala Kejari Makassar agar tidak memberikan status tahanan kota kepada Dimas, mengingat banyaknya konten asusila yang diperankan oleh tersangka yang beredar di masyarakat.

“Jika pihak Kejaksaan tidak melakukan penahanan atau hanya memberikan status tahanan kota kepada Dimas Adipati, kaum LGBT yang membuat dan menyebarkan konten asusila di medsos, maka kita sudah dapat menyimpulkan bahwa pihak Kejaksaan Negeri Makasar memang tidak punya komitmen untuk memberi efek jera kepada tersangka dalam rangka memberi edukasi kepada masyarakat tentang risiko penyebaran konten ini,” kata Zulkifli melalui keterangannya, Ahad (19/6/2022).

Ketua Korps Muballigh/Muballighah Dewan Masjid Indonesia (KMM DMI) Sulsel, Erwin Baharuddin.

Dia menganggap, dengan adanya status sebagai tahanan kota tersebut, maka tentu pelaku LGBT lainnya akan punya pandangan dan penilaian bahwa hukum tidak seberat yang mereka pikirkan.

“Keistimewaan yang diberikan Kejaksaan Negeri Makassar kepada kaum LGBT yang membuat dan menyebarkan konten penyimpangan LGBT ini akan membuat para kaum LGBT semakin semangat dalam menyebarkan penyimpangannya kepada masyarakat kota Makassar. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membuka mata hati Ibu Kajari Makassar tentang pedihnya azab Allah bagi kaum sodom dan yang melindunginya,” tegas Zulkifli.

 

Senada dengan Ketua Korps Muballigh/Muballighah Dewan Masjid Indonesia (KMM DMI) Sulsel, Erwin Baharuddin. Dia menyampaikan semestinya seluruh aparat penegak hukum bertindak tegas dalam mengambil sikap terhadap pelaku konten asusila.

“Tegas dalam arti menegakkan kebenaran tanpa pandang bulu. Perilaku ummat Nabi Luth ini harus kita perangi dengan dakwah bil hikmah kepada pelaku. Kalau itu tidak berefek barulah kita mengambil upaya hukum yang tegas. LGBT tidak boleh dibiarkan hadir di NKRI yang kita cintai ini. Ayo mari bersama seluruh elemen bangsa untuk memerangi LGBT,” tuturnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konflik Lahan Masjid di Bantabantaeng Tak Kunjung Tuntas, Mantan Pengurus Diancam Senjata Tajam
Praperadilankan Kapolri dan Densus, Pimpinan Pondok MAS dan RT dari Gowa Bersaksi
Polres Morowali Utara Klarifikasi Video Berantai Tersangka Jemi Mamma Kasus Dugaan Pencurian Sawit
Pihak Kapolri dan Densus 88 Tak Hadir, Hakim PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Kasus Penangkapan Terduga Teroris dari Gowa
Kasus Penangkapan Terduga Teroris di Gowa, Kapolri dan Densus 88 Dipraperadilankan
Pendakwah Mualaf dari Poso Tersangka Dugaan Pencurian Sawit di Morut, Istri: Itu Lahan Milik Kami Sendiri
Ismar Syafruddin dan Tim Advokasi Bela Ulama Dampingi MAS, Terduga Teroris yang Ditangkap di Samata Gowa
Sebelum Ditangkap Densus 88, MAS Sebulan Lebih Tak Masuk Mengajar di Tahfiz

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09