WIZ-Wahdah Peduli Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir Lahar Dingin di Sumatera Barat

- Penulis Berita

Selasa, 21 Mei 2024 - 00:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan WIZ-Wahdah Peduli bersama gabungan relawan kemanusiaan lainnya bersih-bersih di lokasi bekas banjir di Sumatera Barat.

Relawan WIZ-Wahdah Peduli bersama gabungan relawan kemanusiaan lainnya bersih-bersih di lokasi bekas banjir di Sumatera Barat.

Sumbar, Pilarindonesia.com –  Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) dan Wahdah Peduli bergerak cepat dalam merespon bencana banjir bandang lahar dingin yang melanda Sumatera Barat.

Tim relawan kemanusiaan telah dikerahkan ke lokasi terdampak untuk membantu penanganan darurat dan menyalurkan bantuan bagi para korban.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Tanah Datar, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak.

WIZ dan Wahdah Peduli turut mendukung upaya tersebut dengan mengirimkan bantuan logistik dan tim relawan.

“Kami berupaya memberikan bantuan terbaik bagi saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana ini,” kata Abdurrahman, perwakilan Wahdah Peduli.

Dia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan di wilayah yang terdampak parah.

Wahdah Inspirasi Zakat dan Wahdah Peduli mengajak masyarakat luas untuk turut membantu dan mendukung upaya pemulihan pasca-bencana. Dukungan dan solidaritas dari berbagai pihak sangat dibutuhkan dalam menghadapi situasi sulit ini.

Hingga Senin, 13 Mei 2024, pukul 13.00 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban meninggal mencapai 43 orang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan sebanyak enam jenazah baru ditemukan hari itu, terdiri dari lima warga Kabupaten Tanah Datar dan satu warga Padang Pariaman. Empat dari enam jenazah tersebut masih dalam proses identifikasi.

Secara keseluruhan, korban meninggal terbanyak berada di Kabupaten Agam (19 orang), diikuti Tanah Datar (14 orang), Padang Pariaman (8 orang), dan Padang Panjang (2 orang). Selain itu, masih ada 15 orang yang dalam pencarian.

“Bencana ini memaksa banyak warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujar Abdul dalam keterangan resmi.

BNPB mencatat jumlah pengungsi di Kabupaten Agam mencapai 1.159 jiwa dan di Kabupaten Tanah Datar 2.039 jiwa.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09