Welcome Back, Danny Pomanto: Pertarungan Menyayat Hati Berbuah Kemenangan

- Penulis Berita

Jumat, 26 Februari 2021 - 11:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi, menyampaikan pidato kerakyatan di DPRD Makassar, Jumat (26/2/2021). Foto: Istimewa

Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi, menyampaikan pidato kerakyatan di DPRD Makassar, Jumat (26/2/2021). Foto: Istimewa

Makassar, Pilarindonesia.com – Pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi resmi menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2021-2026 usai dilantik Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah, di Baruga Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kota Makassar, Jumat (26/2/2021).

Usai dilantik, kedua pemimpin Kota Makassar tersebut kemudian menyampaikan pidato kerakyatan di acara Rapat Paripurna Pengumuman Penyampaian Pidato Sambutan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2021-2026, di Gedung DPRD Kota Makassar.

Di tempat ini, secara bergantian Danny Pomanto dan Fatmawati menegaskan tekadnya untuk menjalankan tiga visi misi serta 24 program prioritas yang telah dibuatnya.

“Hari ini, sejarah demokrasi telah terbukti, yang dulunya dibilang hanya mimpi dan ilusi. Banyak jalan terjal yang telah kita lalui, banyak jalan berlubang telah kita loncati, banyak pertarungan yang begitu menyayat hati yang membuat kita harus menahan emosi, akan tetapi, dengan perjuangan keras dan kesabaran hati, perjuangan tiada tara dan tiada henti. Alhamdulillah, akhirnya cita-cita kita tercapai, yaitu kemenangan demokrasi, kemenangan seluruh rakyat Makassar tanpa terkecuali. Hari ini, semua rakyat menjadi saksi pelantikan Danny-Fatma menjadi aspirasi, menjadi tanda bahwa semua pertarungan telah usai, dan tanda kerja untuk rakyat harus kita mulai,” kata Danny dalam pidatonya dengan nada rasa haru.

Danny memastikan bahwa mulai hari ini, bersama Fatmawati akan mulai bekerja keras untuk menjalankan misi, visi, program strategi dan program inovasi demi dedikasi dan demi menjaga generasi agar makassar tidak mundur lagi.

“Hari ini, kami ingin memberi bukti bahwa Danny-Fatma pemimpin yang serasi, tantangan berat apapun akan kami hadapi karena kami akan selalu berbagi,” jelas Danny.

Selanjutnya, Danny menyampaikan 3 fokus program Danny-Fatma tahun ini, yaitu mengatasi pandemi Covid-19, pemerintahan bakal direformasi, sombere dan smart city serta infrastruktur perkotaan direstorasi.

“Untuk mengatasi pandemi Covid-19, izinkan kami meluncurkan program Makassar Recover singkatan dari Smart Emergency Againts Covid-19 And Service, yang nantinya dikelola secara sombere dan smart city,” terangnya.

Demikian pula dengan resetting pemerintahan, menurut Danny, karena kebutuhan terkini semua inovasi unggulan akan diaktifkan kembali dengan memperbaiki birokrasi menegakkan promosi, membersihkan kolusi dan indikasi korupsi, menghapus kebijakan yang hanya sekedar aksi, bukan solusi serta memperkuat program kerakyatan yang menjadi aspirasi pelayanan publik yang mesti di benahi,

“Selanjutnya kami akan segera membangun mal pelayanan publik yang bergengsi, membangun laboratorium dan rumah sakit untuk infeksi, membangun jalan lingkar yang terkoneksi, semua lorong akan direvitalisasi dan diterangi lagi, kami akan membangun kembali Losari sebagai ikon Kota Angin Mammiri,” jelas Danny

Wakil Wali Kota Makassar Perempuan Pertama

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, yang juga merupakan Wakil Wali Kota Makassar perempuan pertama dalam sejarah pemerintahan Kota Makassar, menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang dipercayakan kepadanya mendampingi Danny Pomanto.

“Amanah dan tanggung jawab yang diberikan di pundak kami berdua, bukanlah hal yang kecil, karena akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Untuk itu, kami meminta dukungan dan doa untuk bersama sama membangun Kota Makassar,” tutur mantan anggota DPR RI itu.

Fatmawati berjanji akan terus memperhatikan kesejahteraan masyarakat, khususnya kaum perempuan.

“Di pemerintahan, kami perempuan tidak hanya sekadar objek pembangunan, melainkan menjadi subjek yang akan ikut memberdayakan dan bergerak dalam pembangunan. Untuk itu, di bawah kepemimpinan kami berdua, akan selalu hadir bersama-sama dalam menghadapi masalah di tengah tengah warga, karena kami berdua adalah pelayan masyarakat,” jelas istri dari mantan Bupati Sidrap dua periode, Rusdi Masse, itu.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
Achmad Faiz Wakili Ponpes Modern Kurir Langit Barru Ikuti Pertandingan Panahan Tradisional SMP-SMA se-Sulsel di Makassar
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09