Makassar, Pilarindonesia.com – Wahdah Islamiyah sukses menggelar aksi bela Palestina secara hybrid, pada Jumat (17/05/2024).

Dua lokasi dijadikan sebagai panggung utama, yakni di halaman Masjid Anas bin Malik, Kampus STIBA Makassar, dan di lantai 6, Kantor DPP Wahdah Islamiyah, di Jakarta.
Tercatat lebih dari seribu peserta dari 400-an lebih sekolah Wahdah Islamiyah serta markaz dakwah DPW dan DPD se-Indonesia turut ambil bagian.
Dengan suara yang lantang, Ketua STIBA Makassar, Ustadz Ahmad Hanafi, mengawali orasinya dengan mengingatkan kembali tentang kondisi Gaza.
“Dari kampus Stiba Makassar, kampus dakwah dan perjuangan, kita mengirimkan pesan kepada seluruh umat manusia. Kepada seluruh pemimpin dunia. Kepada seluruh pemimpin negara-negara kaum muslimin, negara-negara Arab. Kepada seluruh manusia yang masih mempunyai hati. Kepada seluruh manusia yang masih mempunyai kepedulian. Kepada umatul milyar. Kepada kaum muslimin secara khusus. Ini tentang Gaza. Ini tentang kemerdekaan Palestina,” soraknya penuh semangat.
Ustadz Hanafi berorasi dalam tiga bahasa. Dia menyerukan kepada dunia untuk membantu Gaza, dan segera menghentikan genosida, dan mengirimkan bantuan militer serta kemanusiaan. “Stop the genocide, send military at to Gaza, and provide humanitarian and medical assistance receach to the people of Gaza,” ujarnya.
Selain itu, Ustadz Hanafi juga menekankan pentingnya solidaritas umat Muslim terhadap Palestina.
“Ini bukan hanya sekedar kumpul-kumpul. Ini adalah tentang kepedulian, dan bagaimana kita merealisasikan sabda Rasulullah,” tegasnya.
Ia juga mengirimkan pesan kepada seluruh pemimpin dunia dan pemimpin negara-negara Muslim agar peduli dan bertindak nyata untuk menghentikan genosida di Gaza.
Aksi ini mendapatkan dukungan luas dan dihadiri oleh ribuan peserta yang bersatu menyuarakan kemerdekaan Palestina dan penghentian genosida di Gaza.