Makassar, Pilarindonesia.com – Ribuan peserta Aksi Bela Palestina memadati kawasan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, pada Ahad siang, 9 Juni 2014.

Gerakan mendukung penuh kemerdekaan Palestina itu adalah kali kesekian diadakan di tugu yang menjadi bukti dan saksi pejuang Indonesia merebut Irian Barat.
Sejumlah asatidz, para ustadz, alim ulama, tokoh pemuda. Bahkan, perwakilan dari Pemerintah Kota Makassar, bergantian memberikan orasi berisi dukungan untuk rakyat Palestina dan mengecam serta mengutuk keras tindakan genosida yang dilakukan penjajah Israel.
Acara diawali dengan pembacaan Kitab Suci Alqur’an oleh ananda Muhammad Uwais Al Qarni Putra Sidiq. Kemudian bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkot Makassar, Muhammad Syarif, yang mewakili Wali Kota Makassar, mengatakan bahwa selama ini pihaknya terus memberikan perhatian kepada Palestina, khususnya dukungan materi yang telah disalurkan melalui Baznas Kota Makassar.
Dalam kesempatan itu, dia juga mengimbau kepada para dai yang akan bertugas menyampaikan khutbah pada shalat Idul Adha mendatang agar sekiranya bisa mengangkat tema Palestina.
“Birru biddam nafdika ya Aqsha, dengan ruh, dengan darah, kami akan membelamu ya Aqsha,” Syarif memekikkan kalimat itu dengan mata berkaca-kaca disambut teriakan takbir: Allahu Akbar, oleh seluruh peserta aksi.
Para tokoh ormas Islam yang berorasi dalam acara bertema “Bermilyar Dukungan untuk Gaza, Palestina” itu, masing-masing Ustadz Muhammad Ikhwan Jalil (Wahdah Islamiyah), Ustadz Muchtar Daeng Lau (Forum Ummat Islam Bersatu/FUIB), KH. M. Said Abd Shamad (Muhammadiyah Makassar), KH. Sudirman (Tajdidul Iman), Prof. Alimin Maidin (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia/DDII), Ustadz Firdaus Malie (Majelis Zikir Darut Taubah), Ustadz Jumzar Rachman (Forum Arimatea), Ustadz Bahtiar (Laskar Tauhid), Ustadz Waspada Santing (Baznas Makassar), Prof Muzakkir (Forum Komunikasi Ummat Islam/FOKUS se-BTP) dan Ustadz Umar Makka (Spirit of Aqsha), Ustadz Abdurrahman (Hidayatullah), serta Ustadz Sulaiman Arbi.
Teriakan birru biddam nafdika ya Aqsha, free Palestine, dan stop genocide, menggema yang terlontar dari para orator.
Kegiatan itu juga diselingi dengan nasyid dari Umar Al Faruq, dan pembacaan puisi perjuangan pemuda untuk Palestina yang dibacakan secara lantang oleh Ketua Alquds Volunteer Indonesia (AVI) Sulawesi Selatan, Ustadz Ardiansyah.
Aksi ditutup dengan doa bersama oleh Amir Majelis Kebangsaan Rahmatan Lil ‘Alamin (MAKRAM), Dr. KH. Hasan Basri Rahman, yang juga sempat memberikan orasi tentang pentingnya memboikot produk perusahaan yang sudah diketahui memiliki afiliasi dengan penjajah Israel.
Ratusan Santri Semarakkan Aksi
Dalam aksi yang diselenggarakan gabungan ormas Islam tersebut, juga tampak keterlibatan ratusan santri dari Pondok Pesantren Darul Aman Gombara Makassar.
Kepala Bagian Humas Darul Aman, Ustadz Abdul Gaffar Al Qurtuby, mengatakan santri sengaja dikerahkan agar mereka memilki jiwa pejuang sejak dini, dan kelak diharapkan sebagai generasi tangguh yang siap sedia membela Islam.
“Alhamdulillah, ada 200 lebih santri yang kami ikutkan, dan beberapa ustadz ikut mendampingi mereka,” tuturnya.
Ratusan santri tersebut diangkut menggunakan sejumah pete-pete, mobil angkutan kota (angkot), dari Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Jalan KH. Abd Jabbar Ashiry, ke Jalan Jenderal Sudirman.
Selain itu, santri dari beberapa lembaga tahfidz juga bergabung, seperti dari Al Fatih, Al Kautsar dan Patawali bin Abdullahi, Gowa.