
Makassar, Pilarindonesia.com – Ormas Islam di Kota Makassar mengancam bakal melakukan upaya pembubaran paksa terhadap kegiatan pengikut Syiah.
”Kalau memang kami dapati ada kegiatan peringatan Asyuro khas pengikut aliran sesat Syiah pasti akan kami bubarkan,” kata Koordinator Aliansi Ummat Islam Sulsel, Siddiq Sholeh, Kamis (27/7/2023).
Dia menyebutkan, biasanya para pengikut paham Syiah akan mulai melakukan kegiatan setiap malam 10 Muharram hingga keesokan harinya atau yang bertepatan dengan hari Asyuro, yakni melakukan ritual yang kaum Syiah sebut hari berkabung atau berduka atas kematian cucu Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassalam, Husein bin Ali bin Abi Thalib.
Padahal, sejatinya hari Asyuro (10 Muharam) itu adalah hari disunnahkannya ummat Islam berpuasa, sebagaimana hadist dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassalam, yang menganjurkan agar ummatnya berpuasa di hari Asyuro, hari di mana Allah Subhanahu wa Ta’ala menyelamatkan Nabi Musa Alaihissalam beserta dengan kaumnya dari kejaran Fir’aun laknatullah.
FUIB Sulsel Minta Tak Diberikan Izin
Sementara itu, Ketua Umum Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulsel, Muchtar Daeng Lau, telah mengeluarkan imbauan dan pemberitahuan kepada aparat dan pejabat pemerintah agar tidak memberikan izin penyelenggaran kegiatan apapun kepada pengikut Syiah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Berikut pemberitahuannya:
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Semoga seluruh aktivitas kita semua senantiasa diridhoi dan diberkahi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allahuma aamiin.
Dalam kesempatan ini, kami dari Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan, menyampaikan dan meminta kepada segenap stakeholder/pemangku kepentingan di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan agar *tidak memberikan izin penyelenggaraan acara Asyuro kepada pengikut paham sesat Syiah*, di mana pun dan apapun bentuk acaranya, karena pasti ormas Islam Ahlul Sunnah wal Jamaah akan melakukan upaya pembubaran paksa jika itu ditemukan.
Dan, sebagai penyampaian bahwasanya komponen ormas Islam Ahlul Sunnah wal Jamaah mulai Kamis hari inj, 9 Muharram 1445 H / 27 Juli 2023 M, sampai beberapa hari ke depan, akan berjaga-jaga dan melakukan pemantauan di sejumlah lokasi di Kota Makassar dan sekitarnya.
Demikian pemberitahuan kami. Atas perhatiannya, kami mengucapkan banyak terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabakatuh
Kota Makassar, 9 Muharram 1445 H / 27 Juli 2023
Muchtar Daeng Lau, S.Pd.I
(Ketua Umum FUIB Sulsel)