MTR Care dan ISN Sulbar Bina Ibu-ibu di Pengungsian Korban Gempa Sulbar

- Penulis Berita

Senin, 25 Januari 2021 - 11:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Tanpa Riba (MTR) Care bekerjasama dengan Islam Peduli Negeri (ISN) melaksanakan pembinaan khusus bagi ibu-ibu pengungsi gempa di Mamuju Sulbar. (Istimewa).

Masyarakat Tanpa Riba (MTR) Care bekerjasama dengan Islam Peduli Negeri (ISN) melaksanakan pembinaan khusus bagi ibu-ibu pengungsi gempa di Mamuju Sulbar. (Istimewa).

Mamuju, Pilarindonesia.com–Masyarakat Tanpa Riba (MTR) Care bekerjasama dengan Islam Peduli Negeri (ISN) melaksanakan pembinaan khusus bagi ibu-ibu pengungsian di Stadion Manakarra, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Ahad 24 Januari 2021.

Acara yang dikemas sederhana dan bersahabat itu digelar sambil menikmati susu supergoad yang disiapkan tim MTR Care.

Dalam acara pembinaan itu, diisi dengan ceramah yang disampaikan langsung oleh ustadzah dr Tendri Suyuti. Para pengungsi pun terlihat mendengarkan dengan khusyu ceramah tersebut.

Ada banyak pertanyaan yang diajukan dalam pembinaan itu, salah satunya dari warga pengungsi bernama Jumriah yang mempertanyakan tentang menghormati orang tua.

“Ustadzah bagaimana cara menghormati orang tua dalam Islam”, tanya Jumriah dengan nada sedikit sedih.

Menjawab pertanyaan tersebut, Tendri mengatakan bahwa setiap muslim wajib taat dan berbakti pada kedua orang tua meski keduanya bukan muslim.

“Sepanjang orang tua kita, terutama ibu kandung tidak memerintahkan yang dilarang oleh Allah SWT maka kita wajib mendengarkannya,” katanya

“Jadi apa yang disampaikan oleh orang tua kita tidak semuanya salah. Ada yang benar dan ada juga yang salah. Yang benar dilanjutkan yang salah diingatkan secara makruf,” sambung Tendri.

Acara yang berlangsung sesudah shalat Ashar itu menurut Jumriah sangat bermanfaat. Sebab, acara tersebut dilakukan secara bergilir dibeberapa posko untuk menenangkan pikiran dan perasaan para pengungsi yang terdampak bencana.

“Jujur , saya merasa senang dengan acara ini, hati jadi tenang, lebih dekat kepada Allah, lebih bisa paham Agama,” kata ASN guru salah satu sekolah di Mamuju itu.

Sementara itu, Ketua Divisi Dakwah MTR Care, Haris Abu Muthiah mengatakan, bahwa acara ini dilaksanakan untuk memperkuat pondasi keimanan para pengungsi sehingga siap menghadapi bencana.

“Intinya, jaga imun, jaga iman, jaga ruhiyah, sehingga bisa semakin dekat kepada Allah siap menghadapi bencana apapun dengan penuh kesabaran dan ketaatan kepada Allah,” terang Haris.(*)

Supriadi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09