Ketua Umum MUI Wajo Langsung Sikapi Viralnya Video Dugem Muda-mudi di Depan Masjid Agung Sengkang

- Penulis Berita

Jumat, 23 Agustus 2024 - 23:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Agung Ummul Quraa, Sengkang, Kabupaten Wajo.

Masjid Agung Ummul Quraa, Sengkang, Kabupaten Wajo.

Wajo, Pilarindonesia.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Wajo, Anregurutta DR. KH. Yunus Pasanreseng Andi Padi, M.Ag., memastikan pihaknya langsung menyikapi viralnya video acara musik yang berlatar belakang Masjid Agung Ummul Quraa, Sengkang, Kabupaten Wajo.

Atas kejadian itu, Kyai Yunus juga mengaku telah ditelepon langsung oleh Ketua Umum MUI Sulsel, Prof. Dr. KH. Najamuddin Abd. Safa, Lc., MA.

“Kami sudah rapat tadi malam bersama dengan seluruh unsur yang ada di MUI Kabupaten Wajo dalam menyikapi kejadian itu. Hasil rapat yang masih berupa konsideran, insya Allah akan kami sampaikan ke Pemerintah Daerah  dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wajo,” ujarnya kepada Pilarindonesia.com melalui sambungan telepon, Sabtu, 24 Agustus 2024.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Wajo, Anregurutta DR. KH. Yunus Pasanreseng Andi Padi, M.Ag., memimpin kegiatan rapat bersama jajaran pengurusnya.

Video viral yang menampilkan muda-mudi sedang dugem tersebut kabarnya diadakan pada Jumat malam, 16 Agustus 2024. Party itu berlangsung usai acara festival lampion yang digelar di Lapangan Merdeka, Sengkang, Kabupaten Wajo.

Menurut Kyai Yunus, sebenarnya acara itu bukan diadakan di halaman Masjid Agung Ummul Quraa, tetapi di depannya, yang mengambil lokasi di jalanan raya, dengan rekaman kamera yang mengambil penampakan bangunan masjid sebagai latarnya.

Kendati demikian, berdasarkan surat yang akan MUI Wajo sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Wajo dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wajo, Kyai Yunus meminta kepada semua pihak agar apapun jenis kegiatan yang akan dibuat hendaknya tidak menciderai nilai-nilai agama Islam, adat istiadat dan budaya.

“Apalagi Kabupaten Wajo ini dikenal sebagai Kota Santri sehingga ini yang perlu dijaga. Tidak boleh ada kegiatan yang diadakan justru menciderai nilai-nilai agama, adat istiadat dan budaya,” terang Kyai Yunus.

Selain itu, Kyai Yunus juga meminta agar dalam agenda pelaksanaan Festifal Danau Tempe sebisa mungkin menjaga hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai agama yang tidak layak menjadi visual publik.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09