FUIB Sulsel Sukses Gelar Dialog G30S PKI, Arqam Azikin Ingatkan Bahaya Laten Komunis

- Penulis Berita

Jumat, 1 Oktober 2021 - 23:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Pilarindonesia.com – Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan sukses menggelar webinar dalam rangka memperingati momentum gerakan pengkhianatan Partai Komunis Indonesia (PKI) atau yang dikenal Gerakan 30 September (G30S) PKI, pada Kamis, 30 September 2021.

Kegiatan bertema “Jangan Lupakan Sejarah Kekejaman Komunis” itu menghadirkan pakar politik dan kebangsaan dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, DR Arqam Azikin; Askari, yang mewakili kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel, serta Letnan Kolonel Basri, yang mewakili Asisten Teritorial Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf. Arfin Adnan, SIP.

DR. Arqam Azikin, MSi

Arqam menjelaskan secara detail tentang awal mula pengkhianatan PKI hingga pembunuhan sejumlah jenderal serta pembantaian kalangan ulama.

“Harus dipahami bahwa PKI itu anti agama dan memusuhi agama. Jadi, kita tidak boleh mengatakan PKI memusuhi Islam, karena di antara jenderal yang dibunuh PKI, ada juga yang beragama Kristen. Sehingga, kita katakan PKI itu memusuhi semua agama,” tegasnya.

Arqam mengingatkan bahaya laten kebangkitan komunis.

Dia menyebut, komunis sangat lihai dalam mengadudomba dan memprovokasi serta melakukan penetrasi politik.

Ketua Umum FUIB Sulsel, Ustadz Muchtar Daeng Lau, SPd.I

Olehnya, dia berpesan kepada seluruh komponen bangsa agar terus menerus melakukan konsolidasi guna mewaspadai bahaya laten komunis.

“Karena komunis itu seperti air laut. Kadang pasang dan kadang surut. Jadi, kalau komunis melihat tak ada pergerakan, maka mereka akan “pasang”. Tetapi kalau melihat ada gerakan, maka mereka “surut”,” jelas Arqam.

Adapun Askari dari Kesbangpol Sulsel, memastikan akan terus memperkuat pembinaan ideologi Pancasila serta program revolusi mental dalam rangka membendung bahaya laten komunis, termasuk penguatan wawasan kebangsaan di kalangan pelajar hingga mahasiswa.

Pengukuhan da’i FUIB Sulsel di sela webinar G30S PKI.

Sementara itu, Ketua Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulsel, Ustaz Muchtar Daeng Lau, menegaskan bahwa komunis adalah musuh abadi, sehingga tidak ada ruang bagi pergerakan pengikut dan pencetus ideologi komunis.

“Kita akan terus berusaha menghalau jika ada gerakan dari kelompok komunis, dan akan berupaya menyadarkan masyarakat, terutama anak-anak generasi kita akan ancaman dari bahaya laten komunis,” tuturnya.

Webinar yang diikuti secara online dan offline itu melibatkan peserta hampir seratusan orang dengan mengambil lokasi di Masjid Nurul Istiqamah, Blok M, Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Kota Makassar.

Laskar dari Brigade BPKRMI dan Garuda berpose bersama setelah melakukan pengamanan di lokasi acara.

Sebelum pelaksanaan webinar pada sore hari itu, juga dirangkaikan dengan pengukuhan da’i FUIB Sulsel, dengan penyematan syal secara simbolis dari Ketua FUIB Sulsel, Ustadz Muchtar Dg Lau, kepada beberapa perwakilan da’i.

Sejumlah laskar dari beberapa ormas Islam tampak melakukan pengamanan, seperti dari Brigade BKPRMI dan Garda Pembela Ummat dan Bangsa (Garuda).

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09