Debit Air Sungai Jeneberang Meningkat Akibat Curah Hujan Tinggi

- Penulis Berita

Rabu, 10 Maret 2021 - 06:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gowa, Pilarindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Jeneberang, khususnya di bagian hilir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa, Ikhsan Parawansa, mengatakan debit air Sungai Jeneberang mengalami peningkatan akibat curah hujan yang tinggi.

“Saat ini sudah ada imbauan juga dari Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Jeneberang kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sepanjang bantaran sungai dengan kondisi cuaca ekstrim seperti saat ini,” kata Ikhsan, Rabu (10/3/2021).

Ikhsan menyebutkan, sekarang ini elevasi bendungan Bili-bili sudah berada pada angka 99,50 mdp (vol =259.375 juta m3). Angka ini sudah melewati batas normal dari Bendungan Bili-bili, yakni 99,50 mdp (vol =259.375 juta m3).

“Namun batas-batas ini masih bisa dijaga, karena belum sampai pada batas waspada. Ada juga batas waspada elevasi waspada 101,70 mdpl (vol =295.049 juta m3). Elevasi siaga 102,60 mdpl (vol = 310.345 juta m3), elevasi awas 103,30 mdpl (vol =322.516 juta m3),” jelas Ikhsan.

BPBD Kabupaten Gowa masih terus memantau kondisi Bendungan Bili-bili dan berkorespondensi dengan BBWS Pompengaan Jeneberang. Hanya saja, ujar Ikhsan, yang tidak bisa terkontrol adalah arus dari Sungai Jenelata, karena belum ada bendungan yang bisa mengatur debit air.

Namun, Ikhsan berharap agar curah hujan ini bisa segera reda. Apalagi telah ada prediksi dari BMKG yang menyampaikan bahwa siang ini curah hujan akan menjadi reda, dan hanya hujan ringan.

“Kami sendiri sesuai arahan Pak Bupati, sudah ada posko. Jadi, setiap saat kami standby 24 jam. Kalau ada kejadian-kejadian, kami langsung turun,” kata Ikhsan lagi.

Pintu Bili-bili Dibuka

Kabid Operasi dan Pemeliharaan SDA BBWS Pompengaan Jeneberang, Rini S. Harun, mengatakan pihaknya telah melakukan pembukaan pintu pelimpah Bendungan Bili-bili setinggi 2,5 meter.

Sehingga, ia juga meminta agar masyarakat tidak beraktivitas di sekitar Sungai Jeneberang.

Kondisi hilir Sungai Jeneberang berdasarkan pemantauan dari Bendungan Bissua sudah pada elevasi waspada, yaitu di angka 31,98 mdpl. Sementara batas elevasi waspada Sungai Jeneberang: 31,79 mdpl.

“Yang tinggi dari Sungai Jenelata, sehingga kami menyampaikan kepada masyarakat tidak melakukan kegiatan penyeberangan sungai, menambang, menjala ikan di hilir bendungan Bili-bili dan kegiatan lainnya di muara Sungai Jeneberang,” pesan Rini.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09