Cegah Disinformasi Pemberitaan COVID-19, DCJ-Kedutaan Besar Amerika Training Jurnalis di Makassar, Bali dan Lombok

- Penulis Berita

Selasa, 4 Mei 2021 - 23:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta pelatihan jurnalisme data yang berlangsung lewat aplikasi Zoom berpose bersama.

Peserta pelatihan jurnalisme data yang berlangsung lewat aplikasi Zoom berpose bersama.

Jakarta, Pilarindonesia.com — Data and Computational Journalism (DCJ) Workshop and Conference, didukung oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, memberikan pelatihan jurnalisme data dan komputasi untuk peliputan COVID-19 kepada 31 peserta yang terdiri dari jurnalis, dosen, dan mahasiswa jurnalistik di Makassar, Lombok dan Bali.

Kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut diadakan selama 5 hari, yakni pada 23, 24, 25 dan 30 April hinggal 1 Mei 2021.

Kepala Humas Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Angie Mizeur, mengatakan pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menganalisis data secara lebih kritis dan akurat guna menjelaskan realita pandemi COVID-19 secara lebih baik.

“Sangat penting bagi para jurnalis mempelajari data jurnalisme menggunakan alat teknologi dari praktisi jurnalisme AS dan alumni AS yang membantu jurnalis untuk bisa memberikan informasi lebih menarik menggunakan visualisasi data terutama pemberitaan selama pandemi. Dengan begitu, para pembaca bisa lebih memahami dan melihat data lebih baik. Di samping itu, jurnalis juga bisa membagikan ilmu tentang jurnalisme data kepada jurnalis lainnya di Indonesia timur. Pelatihan ini juga mengeratkan relasi antara Indonesia dan AS,” ujarnya.

Menurut Angie Mizeur, dalam situasi luar biasa yang diakibatkan oleh pandemi virus Corona sekarang ini, jurnalis memiliki peran penting dengan memberikan informasi situasi terkini dan berita terbaru terkait COVID-19, seperti kasus, kebijakan pemerintah, tanggapan masyarakat, temuan ahli medis, analisis di bidang kesehatan dan masih banyak lagi kepada publik.

Project Officer DCJ 2021, Utami Diah Kusumawati, menjelaskan jurnalis berada di barisan depan dalam memerangi disinformasi kepada publik.

Dia menyebut, munculnya berbagai data terkait COVID-19, baik dari pemerintah maupun lembaga non-profit (LSM) dapat membantu jurnalis untuk menghasilkan pemberitaan yang lebih baik dengan memberikan analisis mendalam namun sebaliknya juga bisa membingungkan jurnalis. Alasannya, sebagian data terkadang tidak konsisten dan terintegrasi di antara berbagai organisasi dan lembaga pemerintah.

Tidak hanya itu, minimnya pengetahuan tentang jurnalisme data, membedakan data dengan format benar dan tidak – juga menghambat jurnalis untuk memahami dan mengolah data dari narasumber.

Oleh karena itu, DCJ menyadari pelatihan sangat penting dilakukan untuk jurnalis. “DCJ bertujuan untuk membekali wartawan dengan keterampilan dan pengetahuan yang luas untuk menangani dan meminimalkan kesalahan atau disinformasi sebelum, selama, dan setelah wabah. Menghadirkan pakar AS dan Indonesia baik di bidang jurnalisme maupun teknologi dalam panel diskusi dan praktik langsung akan membangun jaringan yang kokoh dan memperkuat kemitraan bagi kedua negara,” terang Utami Diah Kusumawati.

Sementara itu, Communication Lead DCJ 2021, Annissa Mutia, mengatakan pelatihan ini juga menyoroti praktik jurnalisme data, tantangan dan peluangnya di Indonesia selama pandemi, baik di ruang redaksi di ibu kota Jakarta maupun provinsi lain dengan kasus COVID-19 tinggi,

“Serta menampilkan praktik terbaik jurnalisme data, mengeksplorasi teknologi dan alat baru yang muncul sebagai serta bertukar pengetahuan tentang jurnalisme data dan teknologi antara para ahli baik dari Amerika Serikat dan Indonesia,” kata Mutia.

Rangkaian pelatihan DCJ 2021 juga diadakan di Jakarta (DKI Jakarta), Surabaya (Jawa Timur), Palembang (Sumatera Selatan), Makassar (Sulawesi Timur), Banjarmasin (Kalimantan Timur), dan Ambon (Maluku).

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09