Bombardir Kantor Media, Forum Jurnalis Muslim Kecam Israel

- Penulis Berita

Minggu, 16 Mei 2021 - 14:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pilarindonesia.com – Forum Jurnalis Muslim (Forjim) mengecam serangan militer Israel terhadap Gedung Al Jala’ yang menjadi kantor berbagai media seperti Al Jazeera, AP dan lain sebagainya di Kota Gaza, Palestina.

Menurut Forjim, tindakan itu jelas melanggar Konvensi Jenewa 1949 yang melindungi hak jurnalis dan media untuk mengabarkan informasi dari wilayah perang.

“Kendati pihak Israel berkelit gedung itu dihuni intelejen Hamas, menyerang fasilitas media tidak dapat dibenarkan,” kata Ketua Umum Forjim, Dudy S.Takdir, dalam keterangannya, Ahad (16/05/2021).

Israel, lanjut Dudy selalu berdalih menargetkan gedung-gedung yang menjadi base camp Hamas. 

“Padahal kenyataannya masyarakat sipil, paramedis dan jurnalis yang selalu menjadi korban,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi mitra Forjim di Gaza, sebelumnya memang ada peringatan untuk mengosongkan gedung.

“Namun pemilik gedung sempat minta tambahan waktu 10 menit agar para jurnalis dapat mengambil peralatan, tapi ditolak militer Israel,” ungkapnya.

Seorang jurnalis Palestina dilaporkan terluka dalam serangan tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Umum Forjim Shodiq Ramadhan menegaskan serangan Israel terhadap kantor media merupakan upaya pembungkaman terhadap pers.

“Kita tahu serangan itu dilakukan agar kekejian Israel terhadap rakyat Palestina tidak tersebar luas lewat media,” kata Shodiq.

Karena itu, Forjim mengajak seluruh Jurnalis Muslim untuk makin konsisten mengabarkan informasi tentang serangan Israel terhadap Palestina.

“Mari kabarkan informasi yang sesungguhnya terjadi di Palestina. Apalagi berdasarkan pantauan kami, propaganda Israel sangat masif terjadi di media sosial,” ungkapnya.

Untuk mematahkan propaganda Israel, Forjim juga meminta para jurnalis Muslim untuk mengabarkan berdasarkan data dan fakta yang terjadi.

“Kami juga ada grup bersama dengan para jurnalis internasional dan kontributor di Gaza, rekan-rekan bisa memanfaatkan itu sebagai sumber primer informasi,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09