SDN Borong Makassar Sosialisasikan Bunda Pustaka

- Penulis Berita

Rabu, 7 April 2021 - 09:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Pilarindonesia.com – SD Negeri Borong, Kota Makassar, membuat inovasi dengan melibatkan ibu-ibu dalam pengelolaan dan pengembangan perpustakaan sekolah.

Terkait hal itu, dilakukan Sosialisasi Bunda Pustaka secara daring, pada Selasa, 6 April 2021.

“Ibu-ibu itu bukan hanya dilibatkan tapi mesti melibatkan diri sebagai Bunda Pustaka,” ajak Kartini Ismail, Ketua Ibu-ibu Relawan Baca Kota Makassar.

Ibu-ibu Relawan Baca ini difasilitasi pembentukannya oleh Dinas Perpustakaan Kota Makassar.

Kartini Ismail, diundang untuk berbagi pengalaman seputar keterlibatan dirinya sebagai ibu dalam peningkatan minat baca.

Katanya, ibu-ibu mesti lebih proaktif dan mengambil inisitiaf dalam meningkatkan minat baca anak dan pengembangan perpustakaan sekolah. Menurutnya, ibu itu adalah pelita, yakni pekerja lillahi ta’ala.

“Ibu itu merupakan perpustakaan dan madrasah pertama bagi seorang anak,” katanya memberi motivasi.

Menurut perempuan yang berprofesi di bidang public speaking itu, ibulah yang mesti lebih dahulu gemar membaca supaya anaknya juga tertarik membaca. Jangan sampai ibu sibuk dengan medsos. Sebaiknya, ibulah yang mengalihkan perhatian anaknya dari gawai untuk lebih fokus membaca.

Kartini lalu menceritakan pengalamannya yang selalu ke toko buku atau ke lapak-lapak buku, sembari mengajak cucunya kalau sedang berulang tahun. Secara pribadi dia mengakui betapa besar manfaat membaca. Meski pendidikannya kurang tapi karena dia gemar membaca maka lewat bacaan-bacaannya itu membawa dia ke dunia yang lebih luas.

Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd berharap kegiatan Bunda Pustaka ini akan memiliki ciri yang berbeda dengan Bunda Baca. Karena Bunda Baca biasa diemban oleh istri-istri pejabat, seperti istri bupati atau istri walikota, sedangkan Bunda Pustaka dari orang tua siswa. Bunda Pustaka akan jadi bagian dari pendidikan karakter, parenting, dan gerakan literasi sekolah.

“Kegiatan ini bagian dari upaya kita mempersiapkan akreditasi perpustakaan. Kami berupaya memenuhi kriteria administratif dan juga melakukan penataan secara fisik. Karena kami mau ada tampilan dan suasana baru,” jelas kepala sekolah yang akrab disapa Bu Indri itu.

Bila perlu, kata Hendriati, Bunda Pustaka membuat program yang nanti jadi amal jariah baginya. Hendriati yakin akan potensi yang dimiliki ibu-ibu karena merupakan warga yang biasa aktif di lingkungan RT-RW-nya. Selama ini kegiatan yang dilakukan sekolahnya menggunakan pendekatan multistakeholder. Jadi ada sinergitas antara sekolah, pendidik, peserta didik, komite sekolah, orangtua murid, serta pemerhati dan motivator anak dan lain-lain.

Kepala Perpustakaan Gerbang Ilmu, SD Negeri Borong, Saparuddin Numa, S.I.P, akan menjadikan Bunda Pustaka sebagai program terpadu dengan Duta Baca, yang lebih dahulu diadakan. Duta Baca ini dibentuk setelah diadakan lomba bercerita saat Bulan Bahasa pada Oktober 2020.

Rusdin Tompo, penggiat literasi yang merupakan pendamping ekskul minat bakat di SD Negeri Borong menambahkan, kegiatan sosialisasi Bunda Pustaka merupakan rangkaian dari peringatan Hari Buku Anak Sedunia, yang biasa dirayakan setiap tanggal 2 April. Dalam rangka Hari Buku Anak Sedunia itu, SD Negeri Borong menggalang kegiatan donasi yang diberi nama Bederma Dengan Buku. Sumbangan buku banyak juga berasal dari ibu-ibu yang menemani anaknya mengantar buku-buku ke perpustakaan.

Salah satu penyumbang buku datang dari Yayasan BaKTI. Buku-buku yang disumbangkan merupakan terbitan sendiri, berupa Majalah BaKTI News, buku-buku dari Program MAMPU dan buku-buku kerjasama BaKTI dan Unicef yang diterbitkan BaKTI.

“Jika masih ada yang membutuhkan buku-buku, kami masih ada stok seri komik mengenal lingkungan untuk anak-anak SD/SMP dan DVD video seri yang sama,” jelas Victoria Ngantung, Communications Manager Yayasan BaKTI via WhatsApp.

Selain Kepala UPT SPF SDN Borong, sosialisasi Bunda Pustaka ini diikuti oleh Ketua Komite SD Kompleks Borong, guru dan ibu-ibu perwakilan kelas. Tampak juga beberapa anak mengikuti kegiatan yang menggunakan aplikasi Zoom itu.

Laporan: Rusdin Tompo

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09