Program Perahu Sehat Lebih Efektif dari Ambulance Laut (Part 3)

- Penulis Berita

Kamis, 5 November 2020 - 04:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Indrawati

Pangkep, Pilarindonesia.com – Sejak 2018, “Perahu Sehat Pulau Bahagia” menjadi program layanan kesehatan yang sangat efektif bagi masyarakat di Desa Mattiro Kanja, pulau Sabutung serta sembilan pulau terdekat di sekitarnya seperti Pulau Saugi, Pulau Satando dan Pulau Sapuli. Program tersebut merupakan inisiatif para tenaga medis di Puskesmas Sabutung.

Mekanisme pelayanan kesehatannya sangat simpel dan tentu masyarakat terlayani dengan baik. Meski telah memiliki Poskesdes di masing-masing pulau, Perahu Sehat tersebut akan memantau kesehatan warga di pulau-pulau setiap bulannya dengan mendatangkan seorang dokter. Atas inovasi tersebut, Dinkes Pangkep mengapresiasi dengan memberikan dua perahu untuk mendukung program Perahu Sehat tersebut.

Kabid Pelayanan Kesehatan Pangkep, Suardi menjelaskan, program tersebut sangat efektif dan operasionalnya murah. Program itu dinilai akan membantu keberadaan ambulance laut. Dia berharap, kecamatan lainnya bisa berinovasi dengan menghadirkan program yang dibutuhkan warga pulau. Dengan begitu, Dinkes akan memfasilitasi peralatan sesuai yang dibutuhkan.

Plh Kadis Dinkes Pangkep, Manaba menuturkan, pihaknya akan mengembangkan inovasi dari Puskesmas Sabutung terkait program “Perahu Sehat Pulau Bahagia”. Sebab, untuk penggunaan ambulance laut tidak dapat digunakan untuk pulau yang jauh seperti Kalmas.

“Untuk pelayanan kesehatan warga pulau terjauh, kita sudah kerjasama dengan pemerintah Lombok NTB. Penanganan pasien akan dibayar klemnya oleh pemerintah Pangkep. Ini ditempuh karena untuk ke Kalmas harus menempuh perjalanan satu hari satu malam. Belum lagi resiko di perjalanan,” ujar Manaba saat ditemui di Posko Kabupaten Covid Pemkab Pangkep, Rabu 19 Agustus 2020.

Efektifitas program Perahu Sehat juga diungkapkan oleh petugas kesehatan di Poskesdes Pulau Saugi, Bidan Busmayanti. Program tersebut berupa kunjungan ke pulau-pulau untuk memeriksa kesehatan warga pulau, seperti periksa ibu hamil, cabut gigi dan lain-lain. Di kapal tersebut telah disediakan dokter untuk konsultasi warga pulau.

Untuk menggunakan ambulance laut, Busma harus melalui beberapa mekanisme seperti penanganan terlebih dahulu di Poskesdes, jika tidak mampu maka akan dialihkan ke Puskesmas di Pulau Sabutung. Pasien kemudian akan dirujuk ke rumah sakit setelah puskesmas tidak sanggup menangani.

“Kalau di Pulau Saugi belum ada warga yang dirujuk karena penyakit yang parah. Jadi belum pernah gunakan ambulance laut. Namun, saya rasa program Perahu Sehat lebih efektif, karena setiap bulan akan ada kunjungan satu puskesmas untuk satu Perahu Sehat. Perahu tersebut nantinya akan berkeliling mengunjungi pulau-pulau,” ungkap honorer yang sudah mengabdi selama sembilan tahun tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Australia Merilis Prangko Dokter Berjilbab
DKP Sulsel Sebut Cetak Ekspor Tertinggi saat Puncak Pandemi (Part 5)
Produksi Meningkat, Kepiting Tidak Terjual saat Pandemi (Part 4)
Sulsel Belum Butuh Ambulance Laut (Part 2)
Dibalik Megahnya Ambulance Laut Milik Warga Pulau (Part 1)

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09