Aksi Aliansi Ummat Islam Sulsel Suarakan Aspirasi Buruh dan Soroti IKN

- Penulis Berita

Kamis, 10 Agustus 2023 - 12:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unjuk rasa Aliansi Ummat Islam Sulsel dan Rakyat Bersatu di Monumen Mandala Makassar, Kamis (10/8/2023). Dok. Pilarindonesia.com

Unjuk rasa Aliansi Ummat Islam Sulsel dan Rakyat Bersatu di Monumen Mandala Makassar, Kamis (10/8/2023). Dok. Pilarindonesia.com

Makassar, Pilarindonesia.com – Pendemo dari Aliansi Ummat Islam Sulawesi Selatan dan Rakyat Bersatu memadati tepi jalanan di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Kamis siang tadi (10/8/2023).

Sambil membentangkan spanduk dan memegang poster bertuliskan sejumlah aspirasi, aksi gabungan aktivis ormas Islam dan relawan emak-emak yang dikomandoi Abdul Samad selaku koordinator lapangan tersebut,  cukup menyita perhatian pengguna jalanan.

Koordinator unjuk rasa, Muchtar Daeng Lau, menyampaikan unjuk rasa yang dilakukan itu sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan sebagai anak bangsa yang melihat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam kondisi tidak baik-baik saja.

“Negara yang kita cintai bersama ini dalam kondisi tidak baik-baik saja, karena cengkraman oligarki yang begitu kuat, dan hampir segala lini telah mereka kuasai,” ujarnya.

Sumayyah, perwakilan emak-emak, turut berorasi dalam aksi di depan Monumen Mandala Makassar, Kamis (10/8/2023). Dok. Pilarindonesia.com

Ustadz Muchtar, sapaan akrabnya, menyebut termasuk disahkannya Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja dan Omnibus Law Kesehatan yang dianggapnya sebagai bagian dari pesanan oligarki, sehingga sangat merugikan para pekerja di Tanah Air.

“Oleh karenanya, kami meminta agar UU Omnibus Law Cipta Kerja dan Kesehatan dicabut saja. Belum persoalan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur yang ada rencana menyerahkan kepada investor China dalam hal pengelolaannya, tentu ini akan sangat berbahaya bagi kedaulatan NKRI ke depannya,” tegasnya.

Irfan Abdul Gani, orator selanjutnya, mengatakan persoalan pembangunan IKN semestinya menjadi fokus perhatian seluruh komponen rakyat Indonesia, dan tidak boleh diabaikan, karena ini berkaitan dengan kedaulatan NKRI.

Sementara itu, Sumayyah, salah seorang perwakilan dari emak-emak, yang juga turut berorasi, mengaku merasakan betul betapa susahnya perekonomian sekarang ini.

“Apa-apa sekarang harganya mahal, ekonomi begitu susah, sehingga memang kita butuh perubahan,” tuturnya yang diamini sejumlah emak-emak lainya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Persatuan Ulama dan Umat Islam Dorong Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas Hentikan Kekejaman Israel di Palestina
Kuasai 3 Langkah ini, Indonesia Berpotensi Pimpin Pembebasan Baitul Maqdis Palestina
Dipolisikan Dugaan Penghasutan Isu Ijazah Palsu Jokowi, Rizal Fadillah Cs Siap Bertarung Secara Hukum
MUI Sulsel Ikut Serukan Jihad Melawan Penjajah Israel
MUI Dukung Fatwa Jihad Ulama Dunia Melawan Israel
Bahasa dan Sastra Daerah Sebagai Identitas Budaya: Seminar Bahasa UNM Taraf Nasional
Pertahankan Eksistensi Bahasa Ibu, Pemerhati Bahasa Mengadakan Seminar Nasional
Ditolak Ormas Islam Sulteng, Pengobatan Massal Peter Youngren Batal Digelar di Lapangan Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09