Rumah Panggung Fatmawati Rusdi, Dijadikan Tempat Tinggal Mahasiswa Hingga Syuting “Uang Panai”

- Penulis Berita

Selasa, 3 November 2020 - 02:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah panggung khas masyarakat Bugis milik calon Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi. Foto: Istimewa

Rumah panggung khas masyarakat Bugis milik calon Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi. Foto: Istimewa

Makassar, Pilarindonesia.com – Di dalam salah satu adegan film Uang Panai, terdapat sebuah rumah panggung khas masyarakat Bugis yang tampak begitu megah.

Tahukan Anda bahwa bangunan itu milik mantan anggota DPR RI yang kini mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi atau yang akrab disapa Fatma.

Rumah itu menjadi tempat bagi Ancha, yang diperankan Ikram Noer, saat melamar kekasihnya Risna, diperankan Nur Fadillah, di dalam adegan Uang Panai’.  Banyak hal lain yang ditampilkan di dalam film itu, khususnya yang terkait dengan budaya pernikahan di kalangan suku Bugis.

Rumah panggung milik Fatma tersebut berada di Jalan Faisal Raya II, Kota Makassar. Berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 1 hektare. Model rumahnya kurang lebih sama dengan rumah kayu pada umumnya.

Cakra, salah seorang penjaga rumah, mengatakan rumah itu sudah ada sejak Rusdi Masse, suami Fatma, menjabat sebagai Bupati Sidrap periode 2008-2013, tepatnya pada 2011.

“Rumah orang di Sidrap yang dibeli. Rumah kayu memang yang dibeli, terus direnovasi,” ucap Cakra, Selasa (3/11/2020).

Seperti khas rumah Bugis pada umumnya, mayoritas material yang digunakan adalah kayu. Mulai dari tiang, tangga, penyangga, dinding hingga lantainya.

“Semua kayu campuran. Karena dari kayu semua, makanya suasananya dingin walaupun memang tetap pakai AC (air conditioner),” beber Cakra.

Rumah dengan luas 14×19 meter ini punya empat kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, serambi dan ruang dapur. Khusus yang disebutkan terakhir, sudah didesain semi-modern. “Perabotnya juga banyak dari kayu. Ada yang diukir. Khas rumah kayulah, begitu,” tutur Cakra.

Beberapa waktu lalu, di area pekarangan rumah dibangun gazebo untuk tempat beristirahat atau kongkow-kongkow. Total ada empat gazebo berjejer. Itu permintaan langsung dari Fatma, yang di dalam Pemilihan Wali Kota Makassar ini berpaket dengan mantan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

Cakra, yang sudah bertahun-tahun tinggal di rumah ini juga mengungkap satu fakta menarik. Dia menyebut, banyak mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi di Kota Makassar, jadi penghuni setia hingga masa studinya selesai.

“Dari dulu memang sudah banyak yang tinggal di sini. Jadi, yang sebelumnya rumah panggung, akhirnya punya lantai satu karena dibuatkan banyak kamar. Di situ mahasiswa semua yang tinggal,” tutur Cakra.

Irfan

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kala Teater Tampilkan Postpartum di Acara 50 Tahun Festival Teater Jakarta
Terpilih Mewakili Makassar, Inilah Harapan Kawan Pencerita
Ari Lasso Doakan Prabowo Usai Hadiri Konser Dewa 19 di Balikpapan
Konser Dewa 19, Prabowo Tampak Duduk Disamping Ibu Kandung Ahmad Dhani
Pencipta Lagu Ojo Dibanding-bandingke Temui Prabowo
Kawan Pencerita Band Ramaikan Jagad Musik Makassar
Selamat! Suami Pedangdut Uut Permatasari jadi Kapolres Gowa
Okky Asokawati Beberkan Rahasia Perempuan Tangguh

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09