LBH Pers Makassar Dampingi Jurnalis Korban Pemukulan Oknum Polisi

- Penulis Berita

Kamis, 13 April 2023 - 07:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirman Saso, jurnalis korban pemukulan di Kabupaten Bulukumba. Istimewa

Dirman Saso, jurnalis korban pemukulan di Kabupaten Bulukumba. Istimewa

Makassar, Pilarindonesia.com – Jurnalis MNC Media, Dirwan Saso, yang menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oknum anggota Polres Bulukumba, resmi melaporkan kasusnya kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Makassar.

Direktur LBH Pers Makassar, Fajriani Langgeng, mengatakan pihaknya telah menerima aduan korban.

Dia berjanji, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan tindaklanjut untuk mengawal kasus tersebut.

“Kami sudah menerima laporannya dan akan kami tindaklanjuti bersama koalisi,” katanya, Rabu 12 April 2023.

Fajriani juga menyampaikan, pihaknya akan melengkapi berkas-berkas dan penandatanganan kuasa.

Dia memastikan kasus itu sebagai perkara pers karena korban tengah melakukan peliputan.

“Kami anggap ada pelanggaran yang dilakukan oleh APH dalam kasus ini,” ujarnya.

Dianiaya saat liputan demo

Dirman mengalami dugaan tindakan kekerasan di sekitar Mal Mega Zanur, Kabupaten Bulukumba, pada Senin, 10 April 2023, sekira pukul 17.30 WITA, saat terjadi kericuhan dalam aksi unjuk rasa mahasiswa menolak Undang-undang Cipta Kerja.

“Saya awalnya kebetulan lewat. Karena ada kejadian, saya spontan ambil gambar karena lagi baku kejar antara polisi dengan mahasiswa. Ada juga mahasiswa yang dipukuli dan diinjak-injak,” kata Dirman.

Hanya saja, korban mengaku langsung dilempari batu oleh salah seorang yang diduga anggota polisi. Selanjutnya, pelaku mendatangi korban dan melakukan intimidasi.

“Baru beberapa menit ambil gambar, saya dilempari batu, tapi tidak kena. Setelah itu, dia berlari datang ke saya, memukul. Jadi, sempat saya tangkis. Setelah itu, dia memaksa hapus gambar,” tutur Dirman

Sempat terjadi aksi saling merebut handphone antara korban dan terduga pelaku. Beberapa pukulan juga diterima korban dalam situasi tersebut.

“Saat itulah dia pukul pundak saya beberapa kali untuk menyuruh hapus video. Merasa sakit, saya berkata; ini kekerasan, Pak. Lalu, dia bilang jangan banyak bicara, sembari dia angkat pistol yang sudah ada di tangan dan mengarah ke saya, begitu sekilas ceritanya,” jelasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konflik Lahan Masjid di Bantabantaeng Tak Kunjung Tuntas, Mantan Pengurus Diancam Senjata Tajam
Praperadilankan Kapolri dan Densus, Pimpinan Pondok MAS dan RT dari Gowa Bersaksi
Polres Morowali Utara Klarifikasi Video Berantai Tersangka Jemi Mamma Kasus Dugaan Pencurian Sawit
Pihak Kapolri dan Densus 88 Tak Hadir, Hakim PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Kasus Penangkapan Terduga Teroris dari Gowa
Kasus Penangkapan Terduga Teroris di Gowa, Kapolri dan Densus 88 Dipraperadilankan
Pendakwah Mualaf dari Poso Tersangka Dugaan Pencurian Sawit di Morut, Istri: Itu Lahan Milik Kami Sendiri
Ismar Syafruddin dan Tim Advokasi Bela Ulama Dampingi MAS, Terduga Teroris yang Ditangkap di Samata Gowa
Sebelum Ditangkap Densus 88, MAS Sebulan Lebih Tak Masuk Mengajar di Tahfiz

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09