Ketua Umum PP Lidmi Tegaskan Pentingnya Budaya Diskusi dan Literasi

- Penulis Berita

Senin, 14 November 2022 - 18:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asrullah Berikan Orasi Kebangsaan,
Sumber : Istimewa

Asrullah Berikan Orasi Kebangsaan, Sumber : Istimewa

Makassar, PilarIndonesia.com – Menyambut hari pahlawan 10 November, Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (Lidmi) menggelar “Orasi Kebangsaan”. Kegiatan ini digelar melalui Zoom, menghadirkan peserta dari seluruh pengurus dan kader Lidmi se-Indonesia pada Minggu, 13 November 2022.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia periode 2022-2024, Asrullah, S. H., M. H. Hadir langsung memberikan orasi.

Mengusung tema, “Menemukan Kembali Indonesia Kita”, Asrullah menjabarkan ide-ide besar Lidmi dalam menemukan kembali Indonesia yang ideal. Beliau membuka tentang pentingnya pemuda Indonesia memiliki integritas kebangsaan.

“Kita tidak boleh tergerus oleh tantangan pragmatisme dan kungkungan feodalisme. Lebih bahaya lagi jika jatuh pada sikap apatis dalam melihat persoalan bangsa” ungkapnya.

Asrullah berargumen, menemukan kembali Indonesia kita perlu untuk mengembalikan perdebatan kompleks dan diskusi yang sehat para founding fathers bangsa dalam ruang-ruang kehidupan.

“Dialog dan diskusi adalah cara yang paling efektif untuk membentuk gerakan literasi. Pada zaman dahulu, tokoh bangsa bisa berkontribusi maksimal di tengah keterbatasan yang ada. Oleh karena itu, mari kita terlibat aktif dalam sirkulasi kepemimpinan yang dimulai dengan gerakan edukasi dan diskusi,” tegasnya.

Asrullah juga menekankan pentingnya untuk melihat kembali sejarah bangsa ini didirikan. Tokoh bangsa tidak hanya berbeda sudut pandang ijtihad politik saja, tetapi mereka hadir dari perbedaan ideologi yang ekstrem. Semua itu dapat diatasi dengan adanya pegangan bersama.

“Ide-ide dari berbagai ideologi itu kemudian diintegrasikan sebagai platform bersama. Kita mengenalnya saat ini dengan nama Pancasila. Makanya sikap feodalisme harus kita hilangkan. Sebab ia tidak pernah ada dalam DNA berbangsa kita” ujarnya.

Terakhir, mahasiswa Doktor Unhas ini menegaskan bahwa untuk menemukan kembali Indonesia kita perlu membangun komunitas yang scientific. Itulah bentuk dari aktualisasi kepemudaan.

“Semua kader lidmi harus terus membaca. Harus terus bergerak, bacaan tersebut mengarahkan gerakan dan gerakannya mengarahkan pada bacaan. Itulah bentuk aktualisasi kita sebagai pemuda dan mahasiswa. Kita dikenal sebagai komunitas pendukung sains dan pencapaian akademik yang didorong oleh moral keagamaan” pungkasnya.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09