Wajo, Pilarindonesia.com – Warga Dusun Tonrobola, Desa Rajamawellang, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, menggelar lomba perahu dayung, pada Rabu (23/10/21).

Kali ini lomba perahu dayung yang memang rutin dilaksanakan setiap tahun itu hanya diikuti oleh peserta yang berasal dari Rukun Kampung (RK) dalam lingkup Desa Rajamawellang tanpa melibatkan peserta dari luar desa, dikarenakan masih dalam suasana pandemi Covid-19.
Namun demikian, sejumlah warga yang ditemui di lokasi lomba mengaku puas dan terhibur dengan tontonan ini. Mereka juga bersyukur karena jalannya lomba berlangsung dengan aman dan lancar hingga acara selesai.
Turut hadir dalam kegiatan ini, yakni sejumlah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Rajamawellang, seperti Andi aris, Marwah, Muh. Yaya serta kepala dusun setempat.
Ketua panitia pelaksana Muhammad Arafah mengatakan lomba perahu dayung ini adalah ajang hiburan bagi masyarakat untuk mengisi waktu jeda sebelum menanam padi, karena sebagian besar lahan persawahan di daerah ini terendam banjir.
“Lomba ini kita jadikan sebagai ajang hiburan dan silaturahmi bagi antardusun sembari menunggu waktu penanaman padi,” kata Arafah.
Sementara itu, anggota BPD, Andi Aris, menyampaikan bahwa kondisi banjir sudah berangsur surut, dan diprediksi dalam satu bulan ke depan atau pertengahan November, area persawahan di wilayah Desa Rajamawellang sudah bisa dikelola untuk ditanami padi.
“Ini karena genangan banjir yang mulai pada bulan Juni hingga bulan Oktober tahun ini sudah mulai surut,” tuturnya.
Laporan : A. Aris, Pilarindonesia.com Biro Wajo