Gelar Sosialisasi Perda Perlindungan Anak, Andi Hadi Ingatkan Tantangan Zaman dan Ancaman Covid-19

- Penulis Berita

Senin, 27 September 2021 - 04:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Makassar, Andi Hadi Baso Ibrahim, saat menggelar sosialisasi Perda tentang Perlindungan Anak, di Hotel Sarison, Kota Makassar, Ahad (26/9/2021).

Anggota DPRD Makassar, Andi Hadi Baso Ibrahim, saat menggelar sosialisasi Perda tentang Perlindungan Anak, di Hotel Sarison, Kota Makassar, Ahad (26/9/2021).

Makassar, Pilarindonesia.com – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim, SS MM (AHIB), menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2018 Tentang Perlindungan Anak di Hotel Sarison Makassar, Ahad, (26/9/2021).

Kegiatan itu menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Irfan dan Susy Smita Pattisahusiwa, yang masing-masing memaparkan tentang pola perlindungan dari segi pendekatan agama dan  pengaruh sosial media.

Andi Hadi mengatakan, Perda yang dibuat Pemkot dan DPRD Kota Makassar merupakan payung hukum untuk melindungi anak dari segala bentuk ancaman kekerasan, dan sebagai landasan dalam membuat program yang dapat membantu tumbuh kembang anak dan menjaga kualitas gizi anak.

“Pentingnya anak diarahkan sejak berada dalam pedidikan pertama dalam rumah tangga. Bahkan jika bagus dari awal dalam rumah tangganya, maka ke depan akan mampu menjaga dirinya karena tantangan zaman,” tutur politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Peserta tampak antusias mengikuti sosialisasi Perda tentang Perlindungan Anak yang digelar anggota DPRD Makassar, Andi Hadi Baso Ibrahim, di Hotel Sarison, Kota Makassar, Ahad (26/9/2021).

Andi Hadi juga mengingatkan tentang pentingnya masyarakat Kota Makassar, khususnya orangtua proaktif merawat anak dalam mempersiapkan masa depannya karena begitu banyak tantangan zaman.

“Apalagi masa pandemi Covid-19 ini, anak-anak harus adaptasi dengan belajar via daring yang secara bebas dapat berinteraksi dengan orang lain. Maka alasan inilah saya angkat Perda ini,” terangnya.

Sementara itu, Susy Smita sebagai narasumber pertama, menjelaskan bahwa hal yang paling utama dalam mengurus anak, yakni mengetahui 5 prinsip dasar dalam Islam mengatur kehidupan dunia akhirat.

Menurutnya, peran kedua orangtua sangat penting dalam membentuk karakter anak dalam 5 prinsip, yaitu perlindungan terhadap agamanya, terhadap fisiknya, terhadap jiwanya, terhadap akalnya dan terhadap hartanya.

“Tugas mengurus anak bukan hanya jadi ibu atau seorang ayah, namun perlu membangun karakter kuat dan, menjadi contoh teladan yang baik untuk anaknya, agar anak kita bisa sukses sesuai dengan harapan kita dan tuntutan Agama” jelasnya

Adapun narasumber kedua, Dr. Irfan mengatakan, fakta sekarang anak-anak semakin dekat dengan gadget dan internet.

Dia menyebut, saat ini tidak dapat lagi ditemukan seorang anak yang menyukai permainan tradisional. Justru sebaliknya, permainan modern seperti game online marak dan lebih banyak dampak negatifnya.

“Memang perlunya pendampingan dari orangtua, karena zaman sekarang serba gadget dan meledaknya layanan di internet yang memanjakan mata anak kita,“ jelas Irfan

“Tapi kita patut bersyukur, ada anggota Dewan membuat aturan seperti ini, yang menjadi bukti mereka hadir di tengah-tengah kita dalam perlindungan anak kita dari berbagai dampak internet. ”pungkas pakar sosial media ini,” kata Irfan menambahkan.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kader PPP Asal Brebes ini Dukung Amran Sulaiman jadi Ketum PPP
Dukung Hasil Mukernas PPP, Neng Ais Brebes Minta Seluruh Kader Bersemangat Lagi
Sukses Fokus Kawal Suara, Belum Pernah Ada Pertemuan dengan Siap-Ada Pasca Pilkada
Quick Count Unggulkan Appi-Aliyah, Ustadz Muchtar Dg Lau Dkk Turut Berbahagia
Suwardi-Selle Menang Hasil Hitung Cepat, Jubir: Ini Kemenangan Seluruh Warga Soppeng
Kampanye Akbar Suwardi-Selle Sore ini Libatkan 42 Ribu Massa, Dimeriahkan Ratu Dangdut Elvy Sukaesih
Ustadz Muchtar Dg Lau dan Pendukungnya All Out Menangkan Appi-Aliyah
Karang Taruna Makassar Minta Semua Pihak Wujudkan Pilkada 2024 Netral dan Kondusif

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09