2.320 Tenaga Kesehatan di Sulsel Berhasil Divaksin Covid-19

- Penulis Berita

Kamis, 28 Januari 2021 - 15:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Tenaga Kesehatan di Sulsel Disuntik Vaksin. (Istimewa).

Ribuan Tenaga Kesehatan di Sulsel Disuntik Vaksin. (Istimewa).

Makassar, Pilarindonesia.com–Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat, sebanyak 2.320 orang tenaga kesehatan telah disuntik vaksin Covid-19.

Kepala Dinkes Sulsel, dr. Muhammad Ichsan Mustari, mengatakan, vaksinasi baru difokuskan di Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Maros.

Tiga daerah tersebut, kata dia, menjadi pertimbangan utama dengan alasan presentase vaksinasi di tiga wilayah ini yakni 12,66 persen atau 4,09 persen untuk tingkat Sulsel.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Target Nakes Selesai Divaksin Maret Ini

“Setelah Makassar, Maros, dan Gowa. Distribusi vaksin sedang dilakukan ke 21 kabupaten lain,” kata Ichsan Mustari di Makassar, Kamis 28 Januari 2021.

Status vaksinasi di Sulsel terdiri dari tenaga kesehatan yang telah menerima vaksin di masing-masing daerah, yakni 1.759 orang di Kota Makassar, 285 orang di Kabupaten Gowa dan 276 orang di Maros. Selain itu, total tenaga kesehatan yang masih dalam observasi atau menunggu sebanyak 137 orang, sedangkan yang batal menerima vaksin yakni 344 orang.

Baca Juga:Tak Penuhi Syarat, Bupati Gowa Batal Disuntik Vaksin Covid-19

“Tenaga kesehatan yang batal menerima vaksin tersebut diartikan tidak memenuhi salah satu syarat atau lebih dari 16 persyaratan vaksinasi,” jelasnya.

Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK 02.02/4/1/2021 tentang Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, tidak semua orang dapat divaksin.

Baca Juga:Andi Sudirman Sulaiman Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19 di Sulsel

Petunjuk teknis ini menjelaskan terdapat 15 kondisi orang yang tidak bisa divaksin. Pada format skrining khusus untuk vaksin Sinovac, terdapat 16 pertanyaan yang mesti dijawab oleh calon penerima vaksin berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) tersebut.

“Jika salah satu dari syarat itu tidak memenuhi, secara otomatis mereka tidak bisa divaksin,” katanya.

Pada status registrasi ulang vaksinasi Covid-19, data Dinkes Sulsel menunjukkan 18.027 orang telah menyatakan bersedia dari total 18.327 sasaran tenaga kesehatan di tiga daerah, yakni Makassar, Maros, dan Gowa.

Baca Juga:Tepis Isu Negatif Tentang Vaksin Covid-19, Pj Wali Kota Makassar Ikuti Vaksin Kedua

Sejauh ini, sama sekali tidak ada tenaga kesehatan yang berhalangan melakukan vaksinasi setelah melalui hasil screening awal pada aplikasi.

“Jadi total tenaga kesehatan yang telah melakukan registrasi ulang untuk vaksinasi Covid-19 mencapai 18.027,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sulsel, dr Nurul AR, menambahkan, secara keseluruhan, Pemprov Sulsel menargetkan total sasaran tenaga kesehatan yang harus disuntik vaksin Covid-19 di Sulsel sebanyak 57.848 orang. Pelaksanaan vaksinasi ini ditargetkan selesai hingga akhir Maret 2021.

Baca Juga: Launching Pelaksanaan Vaksinasi, Nurdin Abdullah Sebut Vaksin Solusi Covid-19

“Dinkes Sulsel mulai mendistribusikan vaksin Sinovac Covid-19 ke 21 Kabupaten. Vaksin sebanyak 81.960 dikirim secara bertahap dan ditargetkan selama tiga hari sejak 27 hingga 29 Januari 2021, sehingga stok vaksin Sulsel tersisa 520 Vial (dosis),” paparnya

“Ini dilakukan secara bertahap. Untuk pendistribusian ke Kepulauan Selayar akan kami kondisikan. Harapan kami bisa selesai Jumat mendatang,” tutup dr Nurul AR. (*)

Supe

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
KKN-PK Bonto Salluang Sosialisasi “Generasi Cerdas, Tunda Pernikahan Dini Anak”
KKN-PK 67 Bonto Salluang Perkenalkan CERDIK: Cegah Rabies, Disiplin, Kenali Risiko

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09