Relawan Wahdah Islamiyah Suplai Bantuan ke Pos Pengungsian Kawasan Tepian Laut Gempa Mamuju

- Penulis Berita

Rabu, 20 Januari 2021 - 11:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan Wahdah Islamiyah Salurkan Bantuan ke Korban Gempa di Mamuju. (Istimewa).

Relawan Wahdah Islamiyah Salurkan Bantuan ke Korban Gempa di Mamuju. (Istimewa).

Mamuju, Pilarindonesia.com–Warga di Posko Pengungsian Perbukitan Tampalang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju tersebar di kurang lebih 20 tenda. Mereka memilih mengungsi di lokasi yang jauh dari tempat tinggal mereka yang sangat dekat dengan area laut.

Ada ratusan Kepala Keluarga yang mengungsi dilokasi tersebut. Masing-masing tenda bisa memuat tiga sampai enam Kepala Keluarga. Kebutuhan yang relawan pasok meliputi bahan makanan, sampai kebutuhan bayi seperti susu, pampers, dan perlengkapan untuk wanita.

“Kami terpaksa mengungsi disini dek. Rumah kami di bawah itu sudah hancur. Kami juga takut karena nanti ada tsunami,” kata Abdul Rasyid perwakilan warga di lokasi pengungsian itu.

Tim relawan Wahdah Islamiyah yang dikomandoi oleh Ridwan Umar melakukan perjalanan sejam lebih dari posko induk yang terletak di kota Mamuju. Ia menjelaskan, suplai logistik yang dilakukan oleh relawan, menjangkau lokasi-lokasi terjauh. Sebab, menurutnya, salah satu tantangan penyebaran logistik di pelosok Mamuju kebanyakan di lokasi yang pegunungan dan jarang mendapatkan bantuan.

“Tempat ini kalau kita lihat tidak pernah terjangkau bantuan karena memang tak nampak dari jalan raya. Kalau kebanyakan warga lain memang memilih di depan rumah masing-masing, tapi tidak dengan warga disini,” katanya

Bantuan dari berbagai daerah di pelosok Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan berbagai daerah di sekitar Sulawesi Barat, dari pantauan relawan mengalamai kenaikan. Beberapa armada beberapa hari ini sudah sampai di kota Mamuju, termasuk yang berada di posko induk Wahdah Islamiyah di kompleks SDIT Wildan, Jalan Musa Karim, Kelurahan Rangas, Kecamatan Mamuju, Kota Mamuju, Kabupaten Mamuju. ⁣

Sementara itu, lokasi yang rawan penjarahan di sekitar jalan Tapalang dari pantauan relawan sudah relatif aman. Namun isu penjarahan masih terdengar jika memasuki waktu malam.

“Kami informasikan kepada setiap relawan yang masuk untuk selalu waspada. Baiknya memang meminta aparat untuk tegas melakukan pengamanan,” jelas Ridwan.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09