Kepada Komnas HAM, Tim Pengacara Keluarga 6 Syuhada FPI Serahkan Sejumlah Bukti

- Penulis Berita

Senin, 21 Desember 2020 - 11:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim pengacara keluarga 6 syuhada FPI memberikan sejumlah alat bukti kepada Komnas HAM. Istimewa

Tim pengacara keluarga 6 syuhada FPI memberikan sejumlah alat bukti kepada Komnas HAM. Istimewa

Jakarta, Pilarindonesia.com – Tim pengacara keluarga enam syuhada Front Pembela Islam (FPI) bersama dengan sejumlah tokoh telah melakukan pertemuan dengan komisioner Komnas HAM, di Jakarta Pusat, Senin (21/12/2020).

Tim pengacara yang tergabung di Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI) tersebut menyerahkan dokumentasi terkait dengan kondisi jenazah enam laskar khusus FPI.

“Bahwa juga disampaikan pada kesempatan tersebut fakta-fakta dan kronologis kejadian malam saat kejadian penguntitan yang berujung pembantaian 6 syuhada, termasuk juga rangkaian peristiwa penguntitan dan teror terhadap IB HRS (Imam Besar Habib Rizieq Shihab) dan keluarga sebelum kejadian, yang kami duga kuat merupakan satu rangkaian dengan tragedi km 50 malam itu,” kata Aziz Yanuar, pengacara yang tergabung di PUSHAMI, melalui keterangannya, Senin (21/12/2020).

Tim pengacara keluarga 6 syuhada FPI bersama sejumlah tokoh memberikan penjelasan kepada Komnas HAM, di kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (21/12/2020). Istimewa

Dalam pertemuan dengan Komnas HAM itu, Aziz menyampaikan, pihak keluarga korban juga mengaku tertekan dan adanya unsur teror yang dialami.

“Antara lain akibat panggilan-pangilan polisi sehubungan dengan kasus yang diduga objeknya adalah para syuhada. Ini sangat membuat keluarga syuhada tertekan,” terangnya.

Selain itu, Aziz melanjutkan, para tokoh juga menyampaikan keprihatinannya atas kasus tersebut, dan mereka menyampaikan dukungan penuh kepada Komnas HAM untuk bisa mengusut tuntas kasus itu hingga mengungkap aktor intelektual di balik tragedi pembantaian enam syuhada FPI itu.

Irfan

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Musyawarah Ulama dan Tokoh Umat Islam 2025 Digelar di Asrama Haji Sudiang Makassar Sabtu Hari ini
Musyawarah Ulama dan Tokoh Umat Sulsel Digelar di Asrama Haji Embarkasi Makassar Akhir Bulan ini
Amran Sulaiman: Mentalitas dan Karakter Wahdah Islamiyah Kuat
Tokoh Nasional dan Menteri Kabinet Merah Putih Hadir dan Semangati Peserta Silatnas Wahdah Islamiyah
Ratusan Aktivis Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel, Ustaz Bachtiar Nasir Serukan Aksi Besar-besaran 7 Oktober ini
Presiden Prabowo: Tindakan Anarki akan Ditindak Tegas!
Persatuan Ulama dan Umat Islam Dorong Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas Hentikan Kekejaman Israel di Palestina
Kuasai 3 Langkah ini, Indonesia Berpotensi Pimpin Pembebasan Baitul Maqdis Palestina

Berita Terkait

Jumat, 21 November 2025 - 23:45

Lepas Atlet Senam ke Pra-Porprov Sulsel, Sekum KONI Makassar: Percaya Diri Hadapi Lawan!

Rabu, 19 November 2025 - 22:58

Selamat, Atlet Dayung Kota Makassar Juara Umum Pra-Porprov Sulsel 2025

Selasa, 18 November 2025 - 07:21

Atlet Cabor Yongmoodo Makassar Tampil Memukau di Ajang Kualifikasi Pra-Porprov Sulsel di Tator

Selasa, 18 November 2025 - 07:18

Cabor Panahan Gelar Latihan Bersama di Lapangan Kostrad Kariango Maros

Selasa, 18 November 2025 - 07:12

17 Atlet Anggar Makassar Raih Juara Umum dan Lolos ke Porprov XVII Sulsel 2026

Senin, 10 November 2025 - 23:34

Cabor Kurash Makassar Lolos Pra-Porprov Sulsel, Ketua KONI Puji Sinergitas Atlet, Pelatih dan Pengurus

Senin, 10 November 2025 - 23:11

190 Atlet Anggar Ikuti Babak Kualifikasi Porprov Sulsel di Mall Nipah Makassar

Senin, 28 Juli 2025 - 13:19

Achmad Faiz Wakili Ponpes Modern Kurir Langit Barru Ikuti Pertandingan Panahan Tradisional SMP-SMA se-Sulsel di Makassar

Berita Terbaru