Makassar, Pilarindonesia.com – PPIH Debarkasi Makassar akan menggelar rapat koordinasi persiapan penyambutan kedatangan jamaah haji Embarkasi Makassar pada Rabu siang besok.

Rapat akan dipimpin langsung oleh Kakanwil Kemenag Sulsel selaku Ketua PPIH Embarkasi/Debakasi Makassar, H. Ali Yafid, di Asrama Haji Sudiang Makassar.
Rapat Koordinasi ini akan fokus membahas sejumlah kesiapan PPIH Embarkasi Debarkasi Makassar dalam menerima dan melayani jamaah haji yang tiba di Embarkasi/Debarkasi Makasar.
Selain Kanwil Kemenag Sulsel dan UPT Asrama Haji Sudiang Makassar, sejumlah pihak yang akan dilibatkan dalam rapat itu, di antaranya pihak PT. Garuda Indonesia, Angkasa Pura, Gapura Angkasa, Otorita Bandara, Bea Cukai, Imigrasi, Dinas Kesehatan, Balai Besar Karantina Kesehatan, Dinas Perhubungan, TNI-Polri dan pihak catering.
PPIH Embarkasi dan Debarkasi Makassar juga akan menggelar doa dan zikir bersama dalam rangka mendoakan kesuksesan dan kelancaran proses pemulangan jamaah haji di Tanah Air khususnya di Debarkasi Makassar.
Proses Pemulangan Gelombang Pertama diawali oleh Kloter 1 Upg yang diisi 393 jamaah dan petugas asal Kota Makassar ini akan takeoff dari Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMMA) pada Selasa, 10 Juni 2025, pukul 03.00 WAS, dan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada hari Rabu, 11 Juni 2025 sekitar Pukul 22.15 Wita.
Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel, H. Ali Yafid, menyatakan bahwa pada dasarnya PPIH Embarkasi Debarkasi Makassar sudah sangat siap menyambut kedatangan jamaah haji di Tanah Air, karena rutinitas ini setiap tahun sudah berlangsung, kalaupun ada perubahan paling pada sistem layanan dan rekayasa operasional penerimaan jamaah haji agar lebih tertib dan lacar.
“Yang pasti PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada jamaah haji kita, tentunya dengan terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk panitia PPIH daerah dan provinsi yang masuk di Embarkasi/Debarkasi Makassar,” pungkasnya.
Saat ini jamaah haji Indonesia khususnya yang berasal dari Embarkasi Makassar sudah selesai melaksanakan seluruh rangkaian puncak haji mulai dari Wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah dan Mina serta Melontar di Jamarat, dan semuanya sudah berada kembali di hotel atau penginapannya masing masing.
“Bahkan informasi terbaru menyatakan bahwa Bus Sholawat yang selama ini menjadi alat transportasi jamaah haji Indonesia yang mengantar jemput dari hotel tempat tinggalnya ke Masjidl Haram untuk melaksanakan sholat lima waktu sudah kembali beroperasi hari ini (10 Juni 2025) setelah sempat dihentikan operasionalnya saat jelang puncak haji di Armuzna,” tambah Ali Yafid.
Sedangkan sampai hari ini (10 Juni 2025), berdasarkan data Siskohat, jumlah jamaah haji asal Embarkasi Makassar yang wafat sudah mencapai angka 21 orang, sebagian besar wafat di Kota Mekkah dan dimakamkan di Sharaya.


Sumber Berita : Wardy (Humas Kemenag Sulsel)