Sebelum Ditangkap Densus 88, MAS Sebulan Lebih Tak Masuk Mengajar di Tahfiz

- Penulis Berita

Minggu, 25 Mei 2025 - 23:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi bersenjata lengkap berjaga di sekitar TKP ledakan bom bunuh diri di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar, pada Ahad (28/3/2021). Dok. Pilarindonesia.com

Polisi bersenjata lengkap berjaga di sekitar TKP ledakan bom bunuh diri di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar, pada Ahad (28/3/2021). Dok. Pilarindonesia.com

Makassar, Pilarindonesia.com – Pimpinan Rumah Hafiz Gowa (RHG), Lutfi Abu Khaulah, menyampaikan sama sekali tidak tahu menahu aktivitas MAS (18) di luar kegiatan membinanya di tahfiz, lembaga pengajaran dan hafalan Kitab Suci Alqur’an.

“Apalagi sebelum ditangkap, dia sudah tidak pernah masuk membina selama lebih satu bulan ini,” ujarnya kepada Pilarindonesia.com, Ahad malam tadi (25/5/2025).

Menurut Lutfi, saat itu MAS hanya pamit pulang ke rumahnya. Kabar terakhir yang didengar dari orangtuanya, MAS akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Jadi, saya kaget pas ada kabar bahwa dia ditangkap Densus,” tuturnya.

MAS ditangkap Densus Densus 88 Antiteror Polri di wilayah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sekitar pukul 17.20 WITA, Sabtu (24/5/2025).

MAS diduga terlibat dengan jaringan kelompok teroris internasional, ISIS.

Kepada media di Jakarta, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Densus 88 Antiteror Polri , AKBP Mayndra Eka Wardhana ,menyebut MAS mengelola dan aktif mengirimkan berbagai postingan dan gambar, video, rekaman suara, dan tulisan yang berisi propaganda ISIS di sebuah grup WhatsApp bernama “Daulah Islamiah, yang dibuat sejak Desember 2024.

Facebook Comments Box

Editor : Irfan Jurnalis

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
Konflik Lahan Masjid di Bantabantaeng Tak Kunjung Tuntas, Mantan Pengurus Diancam Senjata Tajam
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09