LAZ Al Azhar dan Rumah Zakat Bantu Biaya Persalinan Istri Rohingya di Makassar

- Penulis Berita

Senin, 28 April 2025 - 05:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim LAZ Al Azhar memberikan donasi kepada Ali Johar bersama dengan istrinya, pada Jumat (25/4/2025).

Tim LAZ Al Azhar memberikan donasi kepada Ali Johar bersama dengan istrinya, pada Jumat (25/4/2025).

Makassar, Pilarindonesia.com – Dua lembaga amil zakat di Kota Makassar, yakni LAZ Al Azhar Makassar dan Rumah Zakat Sulsel membantu biaya persalinan Yuliani Z., istri dari Ali Johar, seorang imigran Rohingya, yang sudah belasan tahun tinggal di Kota Makassar.

Sebelumnya, Yuliani melahirkan seorang bayi perempuan di sebuah rumah sakit di Kota Makassar, namun ia terkendala masalah biaya.

Difasilitasi awak redaksi Pilarindonesia.com, persoalan tersebut disampaikan kepada pihak Lembaga Amil Zakat Al Azhar, dalam hal ini Abbas Nuntung dan Dedy Irwansyah.

Gayung bersambut, LAZ Al Azhar pun merespons baik, dan segera mengutus timnya ke rumah sakit tempat Yuliani bersalin. Kemudian, mereka menyerahkan bantuan berupa dana yang diterima langsung Yuliani dan Ali Johar, pada Jumat (25/4/2025).

Tak lama setelahnya, Kepala Cabang Rumah Zakat Sulsel, Amir, juga langsung mengkoordinasikan kepada timnya untut turut serta meringankan beban keluarga Ali Johar.

Alhasil, Ali Johar bersama istrinya, dengan wajah bahagia, langsung membawa pulang buah hatinya ke rumahnya di Jalan Toddopuli, Kelurahan Kassi-kassi, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

“Terima kasih banyak atas bantuannya semua. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan kita dengan pahala berlipat ganda. Allahuma aamiin,” tutur Ali.

Ali Johar di antara dari sekian banyak imigran Rohingya yang telah lama tinggal dan menikah dengan warga lokal di Kota Makassar.

Mereka berstatus imigran transit di Indonesia untuk menunggu pemberangkatan ke negara pihak ketiga tujuan suaka.

Dalam penantian itu, kehidupan mereka serba sulit, terutama mereka yang terlanjur menikah dengan warga lokal, karena pergerakan mereka dibatasi oleh aturan, serta dilarang bekerja di sektor yang strategis. Mereka hanya diizinkan bekerja, seperti menjadi tukang batu dan semacamnya.

Facebook Comments Box

Editor : Achmad

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09