Wajo, Pilarindonesia.com – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sultan Tajang, baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Benteng, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, dalam rangka meninjau dampak banjir terhadap ratusan hektare lahan persawahan.

Dalam kunjungan itu, Sultan Tajang didampingi oleh pejabat dari Balai Pompengang Jeneberang, Lurah Benteng, Ketua Kelompok Tani, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Roemah Djuang AIA Pitumpanua.
Sultan berdialog dengan petani setempat guna merumuskan langkah-langkah yang dapat membantu mengatasi permasalahan tersebut, termasuk kemungkinan intervensi pemerintah dan dukungan infrastruktur yang lebih baik untuk mengantisipasi bencana serupa di masa mendatang.
Legislator dari Partai Gerindra itu pun menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada petani, termasuk upaya mitigasi dampak bencana terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.
“Kami datang dan melihat serta mendengar apa yang menjadi keluhan para petani. Insya Allah, kami akan mencoba membantu sebisa apa yang kami mampu, dengan harapan ada solusi dari persoalan yang dihadapi petani,” kata Sultan.
Sejak beberapa tahun terakhir ini, banjir menjadi keluhan utama petani lantaran dampaknya merusak lahan pertanian mereka.
Namun, hingga kini, solusi jangka panjang yang efektif masih belum terealisasi.
Olehnya, petani berharap kehadiran anggota DPRD Sulsel itu dapat membawa perubahan nyata dalam penyelesaian masalah ini.
