Kasus Pengeroyokan Siswi di Makassar, Begini Saran Rusdin Tompo untuk Dunia Pendidikan

- Penulis Berita

Kamis, 13 Januari 2022 - 03:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Pilarindonesia.com – Beberapa hari yang lalu, warga Kota Makassar dihebohkan dengan sebuah tayangan video berisi tayangan tiga orang siswi lengkap dengan seragam pramuka sedang melakukan pengeroyokan.

Belakangan, para pelajar tersebut diketahui merupakan siswi dari SMP Negeri 21 Makassar. Kejadian pengeroyokan pada Jumat, 7 Januari 2022.

Dinas Pendidikan Makassar telah mempertemukan para siswi, termasuk orangtua, guru dan kepala sekolah. Kasus berakhir dengan penyelesaian secara kekeluargaan.

Kendati demikian, Rusdin Tompo selaku pemerhati anak di Kota Makassar, mengaku sangat prihatin.

“Prihatin saya melihat kasus-kasus begini. Ini sebagai peringatan bahwa pendidikan karakter di sekolah belum berjalan baik. Anak-anak belum memahami nilai-nilai dan filosofi dari pendidikan karakter yang jadi program Kemendikbud RI,” ujarnya kepada Pilarindonesia.com, Selasa (11/1/2022).

Rusdin, yang juga dikenal sebagai penyair dan penulis buku, mengatakan perlu ada pendekatan multi-pihak untuk menanamkan pendidikan karakter yang akan jadi profil pelajar Pancasila. Apalagi sekarang juga dikembangkan sekolah penggerak.

Menurutnya, sekolah mesti bisa jadi poros penggerak literasi ramah anak, yang mengajarkan toleransi, sikap saling menghargai, dengan pendekatan budaya lokal; sipakatau, sipakalebbi, sipakainga.

“Merespons kasus-kasus begini, tidak boleh reaktif. Sekolah harus membangun komunikasi, pendekatan persuasif mencari cara agar kasus serupa tidak terulang. Butuh pendekatan restorative justice dalam penyelesaiannya. Anak-anak mesti diajarkan tentang pendidikan damai, dan membangun budaya damai,” terang Rusdin.

Mantan ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulsel itu menyebut, pelajar tersebut sengaja berkelahi atau melakukan tindak pengeroyokan/kekerasan dengan merekamnya, sebagai pertanda mereka butuh aktualisasi diri. Hanya saja, yang seperti ini salah kaprah, dan berdampak negatif.

“Anak-anak ini kepingin viral, meski caranya merendahkan orang lain dan juga diri sendiri. Mereka lupa bahwa tindakan seperti itu akan jadi jejak digital bagianya, yang akan merugikannya dalam jangka panjang,” tutur Rusdin.

Olehnya, dia menyarankan bahwa sudah mesti sekolah tatap muka dilakukan reguler, seperti biasa. Toh anak-anak juga sudah mengikuti vaksinasi dan ada aturan prokes. Mereka juga jauh sebelum itu sudah diedukasi terkait PHBS. Perilaku hidup bersih dan sehat. Jangan sampai terjadi loss learning. Perkelahian seperti ini bisa jadi indikasinya. Mungkin saja ada proses pengajaran. Tapi pembelajaran dan fungsi pendidikan plus pembinaan tidak berlangsung optimal.

“Carikan aktivitas yang bisa menyalurkan ekspresi dan kreativitas anak-anak. Biar mereka lebih produktif dan bangga dengan prestasi yang ditorehkan. Bukan kebanggaan semu yang asal viral dan sekadar sensasi sesaat,” jelas Rusdin, yang juga pernah menjabat sebagai komisioner di KPID sulsel.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lembaga Amil Zakat Nasional Bersama Pemkot Makassar Bahas Program Pengentasan Kemiskinan
UNIMUDA Sorong Gelar Pelatihan Pencatatan Keuangan & Pemasaran Produk UMKM di Warmon PBD
Ribuan Santri Berdoa Siang ini di Manunggal Makassar, Putri Ustadz Das’ad Latif akan Tampil Hibur Peserta SITARUPA 2025
Ketua DPRD Sulsel Hingga Wali Kota Makassar dan Sejumlah Pimpinan Daerah Dukung Penuh Pelaksanaan SITARUPA se-Indonesia Timur
Forum Ummat Islam Bersatu Berorasi, Rumah Zakat Sulsel Galang Donasi untuk Palestina di CFD Boulevard Makassar
Wahdah Islamiyah akan Gelar Tabligh Akbar dan Pelepasan Ratusan Da’i Nusantara di Kampus IAI STIBA Makassar Ahad Besok
Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!

Berita Terkait

Jumat, 21 November 2025 - 23:45

Lepas Atlet Senam ke Pra-Porprov Sulsel, Sekum KONI Makassar: Percaya Diri Hadapi Lawan!

Rabu, 19 November 2025 - 22:58

Selamat, Atlet Dayung Kota Makassar Juara Umum Pra-Porprov Sulsel 2025

Selasa, 18 November 2025 - 07:21

Atlet Cabor Yongmoodo Makassar Tampil Memukau di Ajang Kualifikasi Pra-Porprov Sulsel di Tator

Selasa, 18 November 2025 - 07:18

Cabor Panahan Gelar Latihan Bersama di Lapangan Kostrad Kariango Maros

Selasa, 18 November 2025 - 07:12

17 Atlet Anggar Makassar Raih Juara Umum dan Lolos ke Porprov XVII Sulsel 2026

Senin, 10 November 2025 - 23:34

Cabor Kurash Makassar Lolos Pra-Porprov Sulsel, Ketua KONI Puji Sinergitas Atlet, Pelatih dan Pengurus

Senin, 10 November 2025 - 23:11

190 Atlet Anggar Ikuti Babak Kualifikasi Porprov Sulsel di Mall Nipah Makassar

Senin, 28 Juli 2025 - 13:19

Achmad Faiz Wakili Ponpes Modern Kurir Langit Barru Ikuti Pertandingan Panahan Tradisional SMP-SMA se-Sulsel di Makassar

Berita Terbaru