Gowa, Pilarindonesia.com – Relawan Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) kembali hadir di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Al-Itqon Gowa untuk melaksanakan kegiatan pendistribusian bantuan beasiswa santri tahfizh.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan finansial kepada para santri tahfizh agar mereka lebih semangat dalam menghafalkan Alqur’an.
Penanggungjawab kegiatan ini adalah Muhammad Sofyan Sauri, amil Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ).
Salah satu santri yang menerima beasiswa adalah Nuaim Al-Farisi, seorang siswa kelas 2 SMA yang saat ini berusia 17 tahun.
Kehidupan Nuaim penuh dengan perjuangan. Ibunya telah meninggal sejak ia masih di bangku SD, sementara ayahnya telah berpisah dan tidak lagi bersamanya.
Sejak saat itu, Nuaim dirawat oleh kakaknya. Dengan latar belakang yang penuh tantangan ini, Nuaim tetap gigih berusaha untuk menghafal Alqur’an.
Pada kunjungan kali ini, tim WIZ tidak hanya memberikan beasiswa, tetapi juga melakukan evaluasi terhadap perkembangan hafalan Nuaim.
Dengan penuh semangat, Nuaim telah berhasil menghafal 6 juz Alqur’an, sebuah pencapaian yang luar biasa mengingat ia baru mulai mondok di tingkat SMA setelah sebelumnya menempuh pendidikan di sekolah negeri.
Di awal masa mondoknya, Nuaim harus memperbaiki bacaan Alqur’annya sebelum bisa memulai hafalan.
Nuaim sendiri memiliki motivasi yang kuat dalam menghafal Alqur’an. Salah satu impiannya adalah untuk bisa memberikan mahkota kemuliaan kepada orang tuanya di Surga.
Selain itu, ia juga bercita-cita untuk menjadi seorang ustadz atau pembina pesantren, sehingga dapat terus berkontribusi dalam menyebarkan ilmu agama.
“Mari, sahabat inspirasi, kita bersama-sama mendukung program mulia ini dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi para santri tahfizh,” ajak Sofyan.