
Sorong, Pilarindonesia.com – Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong berkolaborasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Aimas, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Program ini mengangkat tema strategis: “Penerapan Water Cleaner Technology dan Penguatan Manajemen UMKM untuk Peningkatan Daya Saing Usaha Berbasis Potensi Unggulan Papua di Kabupaten Sorong.”

Ketua Tim Pelaksana, Munzir, menjelaskan bahwa riset menunjukkan kualitas air sumur bor di Kabupaten Sorong memiliki kandungan logam Fe yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan air berbau, berwarna, dan tercemar secara kimia dan mikrobiologi, yang secara langsung berdampak negatif pada proses produksi dan layanan usaha UMKM.
“Kondisi air ini sangat berdampak bagi pelaku UMKM yang menggantungkan proses produksi dan layanan usaha pada kualitas air. Oleh karena itu, penerapan Water Cleaner Technology menjadi kebutuhan mendesak,” terang Munzir.
Sinagi Papua adalah brand pangan lokal yang digagas oleh Yuliance Yunita Bosom Ulim bersama 17 perempuan dari Suku Moi. Berdiri sejak 2020, Sinagi fokus pada inovasi pangan berbasis bahan endemik seperti pelepah nipah dan sagu, serta memperkuat ekosistem pangan tradisional.
Sementara itu, Rumah Etnik Papua dipimpin oleh Mitshi Wanma di Distrik Aimas, Kabupaten Sorong6. Mengusung konsep wisata edukatif, tempat ini menjadi laboratorium budaya yang memperkenalkan rumah adat, seni, tarian, dan kuliner khas Papua, dengan visi memperkuat ekonomi lokal melalui pelestarian kearifan budaya.
Anggota Pelaksana, Profesor Okid Parama Astirin, Guru Besar bidang Biologi dari UNS, menekankan pentingnya manajemen lingkungan bagi UMKM unggulan seperti Sinagi Papua.
“UMKM Sinagi Papua sudah saatnya memiliki manajemen sampah organik dan non organik. Sampah dari limbah nipah bisa dimanfaatkan jadi briket atau pupuk kompos. Jika hal ini dilakukan, maka UMKM Sinagi Papua bisa naik kelas,” ujar Prof Okid.
Program pengabdian ini berfokus pada tiga pilar utama: produksi, manajemen, dan pemasaran. Tim pelaksana ini diketuai oleh Munzir, dengan anggota pelaksana terdiri dari Profesor Okid Parama Astirin, Ainul Alim, dan Juminah.
Dosen Ilmu Komunikasi UNIMUDA Sorong, Juminah, menyampaikan terima kasih atas dukungan pendanaan dari DPPM Diktisaintek, yang memungkinkan program pengabdian ini berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan UMKM di Tanah Papua.
Editor : Juminah






