Takalar, Pilarindonesia.com – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Almarisah Madani Makassar bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mendorong pemberdayaan ibu-ibu PKK, di Desa Biring Kassi, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dalam menurunkan angka kelahiran dengan jamu instan dari tanaman obat sebagai produk KB alami.

Dihadiri sekitar 40 ibu-ibu PKK, kegiatan Pengabdian Masyarakat Pemula yang didanai Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), digelar di Masjid Nurul, Dusun Karama Desa Biring Kassi, Kabupaten Takalar, pada 30 Agustus 2024.
Dalam sambutannya, Ketua PKK Dusun Karama, Hj Marina, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas edukasi yang diberikan, sehingga warga mulai paham terhadap penggunaan obat tradisional kaitannya dengan produk KB alami.
Pada kesempatan itu, Ketua LPPM Universitas Almarisah Madani, Dr. Apt. Nur Khairi, S.Si, M.Si, juga memberikan sambutan.
Selanjutnya, pemaparan materi disampaikan dr. Francisca Diana Alexandra, M.Sc., salah seorang anggota tim. Dia memaparkan tentang kesehatan reproduksi dan jenis-jenis KB.
Adapun Dr. Marwati ,S.Farm., M.Si., pemateri berikutnya, menjelaskan tentang pemanfaatan dan pengolahan jamu instan dari bahan alam sebagai produk KB alami.
“Dalam kegiatan pengabdian tersebut, kami juga melakukan praktek secara langsung tentang pembuatan jamu instan dari tanaman obat sebagai produk KB alami. Tujuannya yang kami harapkan agar kader- kader ibu PKK tidak hanya mengetahui dari segi teori akan tetapi yang kami harapkan mereka dapat mengolah dan meracik sendiri,” terangnya.
Marwati menyampaikan, keterlibatan ibu-ibu PKK dalam menanggulangi penurunan angka kelahiran sangat diperlukan. Dengan meningkatnya pengetahuan terhadap terhadap jenis tanaman obat yang berkhasiat sebagai KB alami, maka mereka akan mampu melakukan pengolahan obat tradisional yang berkhasiat sebagai KB alami dan peningkatan pengetahuan terhadap kesehatan reproduksi dan jenis KB
Dalam kesempatan itu, tim pengabdian juga membagikan buku berjudul “Tanaman Herbal Andalan Keluarga Berencana (KB)”. Buku yang disusun tim pengabdi itu berisi pengetahuan tentang bahan alam yang bisa digunakan sebagai obat KB alami, dimulai dari pengambilan obat tradisional sampai aturan penggunaan dan pembuatan jamu instan sebagai KB alami.
Selain buku, tim pengabdian juga memberikan beberapa peralatan untuk menunjang dalam proses pengolahan maupun pembuatan jamu instan sebagai produk KB alami.
“Atas terlaksananya Pengabdian Masyarakat Pemula, kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, yang telah memberikan dana hibah pengabdian masyarakat Pemula. Ucapan terima kasih juga kepada pihak-pihak yang membantu pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, terutama ibu ketua PKK dan masyarakat di Dusun Karama, Desa Biring Kassi,” ujar Marwati.